Memenuhi Panggilan Pemeriksaan
kompas(com)

Tim kuasa hukum KPK nonaktif, Abraham Samad, menyatakan kliennya akan memenuhi panggilan pemerikasaan di markas Polda Sulselbar besok, Selasa (24/2/2015). Hanya saja, tim belum bisa memastikan jam berapa pemeriksaan tersebut akan dilakukan.

Insya Allah besok jadi Pak Abraham Samad diperiksa. Beliau bersedia hadir, tapi belum tahu jam nya. Karena jadwal pesawat pak Abraham berangkat pagi, makanya belum diketahui jam berapa tiba,” ujar salah satu tim kuasa hukum Abraham Samad di Makassar, Abdul Azis yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Senin (23/2/2015).

Azis juga mengatakan, sekitar 15 orang pengacara di Makassar ditunjuk untuk mendampngi Abraham Samad. Dia juga berharap, dalam pemeriksaan yang akan dilakukan besok, ada minimal satu orang tim kuasa hukum dari Jakarta.

Kami sudah mempersiapkan semua rencana pemeriksaan di Polda Sulselbar. Terkait dengan bantahan dan bukti-bukti ketidak terlibatannya Pak Abraham Samad dalam kasus pemalsuan dokumen itu. Tapi kita lihat saja besok bagaimana pemeriksaan itu. Untuk langkah-langkah hukum yang akan ditempuh, kami belum tahu apakah akan lapor balik. Nantilah kita lihat,” ungkap Azis.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Kombes Polisi Endi Sutendi mengatakan, tim pemeriksa Abraham Samad sudah dibentik dan berjumlah empat orang. Keempat penyiik tersebut dipimpin oleh perwira dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Ruangan dan tim pemeriksa sudah disiapkan. Jadi ada empat orang penyidik yang semuanya perwira. Tidak ada penyidik dari Bareskrim Mabes Polri dalam tim pemeriksa Abraham Samad. Tim pemeriksa ini dipimpin perwira berpangkat AKBP. Mudah-mudahan pemeriksaan bisa terlaksana dengan kehadiran tersangka,” kata Azis.

Ketua KPK yang telah dinonaktifkan sementara oleh presiden, Abraham Samad, iduga terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen. Bahkan ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulselbar. Dalam pemeriksaan pertama, Jumat (20/2/2015), Abraham Samad tidka memenuhi panggilan pemeriksaan dengan alasan alamat yang ada dalam surat panggilan yang diberikan penyidik salah. Selanjutnya, polisi kembali menjadwalkan pemeriksaan yang kedua yang aka digelar pada hari Selasa (24/2/2015) besok.