Rapat Pemilihan Pimpinan MPR

Koalisi Merah Putih akhirnya harus mengalah pada DPD yang ingin menunda rapat paripurna MPR untuk memilih pimpinan MPR RI 2014-2019. Dalam rapat konsultasi DPR dan DPD, Senn (6/10/2014), Koalisi Merah Putih mengalami kehilangan suara. Hal ini disebabkan oleh pendapat PPP yang sama dengan senator.

Rapat paripurna pemilihan pimpinan MPR ini seharusnya berlangsung Senin (6/10/2014) malam. Tapi, Bambang Sadono, Ketua Kelompok DPD di MPR dalam rapat gabungan mengajukan penundaan. Alasan ditundanya rapat pemilihan pimpinan MPR ini adalah karena DPD butuh waktu untuk melakukan musyawarah internal utuk mengerucutkan kembali nama bakal calon yang diusung DPD.

Mereka merasa tidak yakin. Mereka minta waktu hingga jam 10 pagi besok (hari ini). Pada putaran pertama tidak ada persetujuan. DPD tetap bersikeras sebelum akhirnya PPP menyetujui usulan itu,” kata Martin Hutabarat, anggota Fraksi Gerindra.

Martin menambahkan, koalisinya tidak masalah dengan PPP yang membelot. Menurutnya, pengambilan keputusan diambil dengan santai.

Jadwal itu fleksibel, bukan suatu hal yang fundamental,” tambahnya.

Abdul Kadir Karding, anggota fraksi PKB menuturkan bahwa KMP ngotot untuk melakukan rapat pada Senin malam. Namun, karena banyak fraksi yang mendukung usul DPD, rapat paripurna ini pun diundur.

Dilihat lebih banyak yang mana. Karena lebih banyak pihak yang mendukung usul DPD, jadi diundur,” ujarnya.

Berbeda dengan KMP, KIH (Koalisi Indonesia Hebat) mensyukuri penundaan ini. KIH memang membutuhkan waktu untuk melobi fraksi yang ada di KMP untuk mendesak mereka agar pemilihan pimpinan MPR dilakukan dengan cara musyawarah.

Kalau rapat paripurna tetap dilaksanakan pukul malam ini, waktu untuk lobi sangat terbatas. Tinggal berapa jam lagi? Ini kan keputusan politik penting,” ujarnya.

Sebelumnya, DPD dijadwalkan melaksanakan rapat pemilihan pimpinan MPR di Nusantara V, Senin (6/10/2014) jam 19.30 WIB. Ada Sembilan nama yang masuk sebagai bakal calon pimpinan MPR, antara lain Abdul Gafar Usman, Oesman Sapta, Asmawati, Akhmad Muqowam, Hana Hasanah, Hudarni Rani, John Pieris, Ajiep Padindang, dan Andi Mapetahang Fatwa.

Martin juga menambahkan, jika hingga jam 10.000 WIB besok, Selasa (7/10/2014) DPD belum berhasil mengerucutkan nama calonnya, rapat pemilihan pimpinan MPR akan tetap digelar.

Dalam kondisi itu, fraksi-fraksi DPR yang akan memilih. Tapi sekarang biarkan mereka memilih wakil mereka,” ujarnya.