Asian Games XVII
Dua misi besar menjadi target Indonesia dalam Asian Games XVII Korea Selatan yang di pusatkan di kota Incheon. Selain menjadi juara umum kontingen juga harus membawa pulang bendera Asian Games agar pesta olahraga se Asia pada 2018 bisa di laksanakan di tanah air.

Harapan tersebut di lontarkan Agum Gumelar selaku dewan penasehat Chief De Mission (CDM) kontingen Indonesia ke Asian Games (AG) XVII beberapa waktu yang lalu. Pesta olah raga se Asia itu akan di laksanakan dari 19 September sampai 4 Oktober 2014.

Menurut Agum kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah pada Asian Games XVIII tahun 2018 sudah 90 persen. Hanya saja kurang 10 persen dan agar benar-benar deal menjadi 100 persen maka pihak kontingen Merah Putih harus bisa meyakinkan para angota Dewan Olimpiade Asia atau OCA yang berjumlah 45 negara.

Kepastian bisa atau tidaknya Indonesia menjadi tuan rumah akan diputuskan pada Konggres OCA yang akan di laksanakan tanggal 20 September 2014 atau satu hari paska pembukaan pesta olah raga.

Kalau hasil Konggres OCA menyatakan Indonesia layak menjadi penyelenggara Asia Games 2018 otomatis bendera kebanggaan Asian Games akan turut serta di bawa pulang kontingen Merah Putih. Bendera dan surat keputusan terkait tempat pelaksanaan pesta olah raga empat tahunan ini akan di serah terimakan Gubernur Incheon pada pesta penutupan tanggal 4 Oktober 2014.

Sementara itu pihak panitia di kota Inchoen Korea Selatan siap memberikan layanan terbaik bagi ribuan kontingen dari seluruh Asia. Fasilitas tempat tingal atau pemondokan telah siap untuk 45 negara yang akan berlaga dalam Asian Games XVII.

Telah di bangun sebuah kampung atlet dengan kapasitas 14.500 orang untuk memastikan ketercukupan para atlet dan rombongannya. Kampung atlet ini terletak dia Guwol-Dong, Inchoen dan akan beroperasi mulai 12 September 2014 atau satu satu minggu sebelum pesta olah raga di mulai.

Kampung atlet ini terdiri dari 22 apartemen dalam tiga blok yang berbeda. Di dalamnya terdapat 22 ribu unit, setiap unit memiliki 3 kamar tidur utama dan 2 tempat tidur tambahan. Satu unitnya bisa di gunakan untuk 7 orang.

Kampung ini menempati satu lahan yang sangat strategis dimana sangat dekat dengan Bandara Internasional Inchoen dan media centre. Jadi siapapun akan sangat dimudahkan dalam hal transportasi terlepas untuk peserta, penonton atau peliput berita dari berbagai negara.