Fakta Unik Gojek Belum Banyak Diketahui Orang
Fakta Unik Gojek Belum Banyak Diketahui Orang | Foto : malesbanget(com)

Orang-orang Jakarta kini tengah hangat-hangatnya menggandrungi Go-Jek, salah satu moda transportasi berbentuk aplikasi online, tetapi mereka belum banyak yang tahu fakta-fakta unik Gojek. Sebuah bentuk bisnis yang berbeda dari lainnya dan penuh dengan inovasi ini sangat praktis membantu aktivitas warga Jakarta.

Lalu, apa fakta-fakta tentang Go-Jek yang masih tersembunyi?

Ini Dia Fakta Unik Gojek yang Bikin Kalian Pengen Jadi Tukang Ojeknya Go-Jek

Go-Jek tak sama dengan jenis transportasi lainnya di Indonesia, karena memakai sistem yang terbilang sangat unik.

Dengan menggunakan fasilitas canggih dari smartphone serta internet sebagai media interaksinya, para supir Go-Jek sangat terbantu dalam bekerja dan sebaliknya, calon penumpang pun terbantu saat akan menggunakan jasa Go-Jek.

Jika belum mengenal tentang Go-Jek ini, ini dia fakta-fakta unik Gojek yang mungkin belum Anda diketahui.

1. Mengutamakan Safety Riding

Go-Jek Mengutamakan Safety Riding
Go-Jek Mengutamakan Safety Riding | Foto : www.go-jek(com)

Fakta unik Gojek atau Go-Jek yang satu ini berkaitan dengan safety riding. Tahukah Anda untuk tetap menjaga kepercayaan para pelanggannya, Gojek sangat menomorsatukan keamanan berkendara atau safety riding.

Lihat saja penampilan semua tukang supir Go-jek yang berkeliaran di jalanan pasti kepalanya tak pernah lepas dari helm standar SNI plus jaket khas Go-Jek.

Selain itu, para pengemudi Go-Jek pun dijamin 100% memiliki kelengkapan surat-surat berkendara, yaitu SIM dan STNK.

Untuk keahlian mengendarai motor pun, termasuk tertib berlalu lintas, sudah tak diragukan lagi. Jadi, Anda tak perlu lagi khawatir tentang masalah keamanan ini.

2. Seorang Manajer Bergaji 10 Juta Banting Setir Jadi Supir Go-Jek

Supir Go-Jek Penghasilannya Besar
Supir Go-Jek Penghasilannya Besar | Foto : elshinta(com)

Supir Go-Jek yang satu ini dulunya adalah seorang manajer berpenghasilan 10 juta. Inilah fakta unik Gojek yang masih tersembunyi dan belum banyak orang tahu, karena sebagian masyarakat mengira para supir Go-Jek ini memang awalnya adalah supir ojek pangkalan.

Sebuah pilihan karier yang dilema bagi Faridz Budhi karena harus berpisah dengan zona zamannya sebagai seorang manajer pada sebuah resort dan mencoba berkarier menjadi supir Go-Jek.

Pria yang digaji sekitar 8 juta sampai 10 juta rupiah per bulannya saat menjadi manajer ini nekat banting setir menjadi pengemudi Go-Jek.

Keputusan untuk menjadi tukang ojek ini muncul ketika dirinya bertemu dengan seorang supir Go-Jek di sebuah masjid sekitar Cijantung.

Saat itulah, mantan manajer ini banyak menggali informasi dari si tukang ojek tersebut seputar Go-Jek. Setelah mengetahui banyak tentang Go-Jek dari si tukang ojek tadi, muncul rasa ketertarikan dan terpikirkan untuk beralih profesi jadi tukang ojek.

Pada minggu pertama menjadi supir Go-Jek, Faridz masih bekerja menjadi manajer yang dibantu asisten. Di masa-masa itu, ia juga terkadang menjadi tukang ojek dan ternyata menurutnya seru sekaligus hasilnya menjanjikan.

Setelah masa uji coba tersebut, akhirnya Faridz memberanikan diri untuk mengajukan surat pengunduran diri di tempatnya bekerja.

Tak ada rasa ragu sedikit juga saat ia pertama kali berpisah dengan jabatannya sebagai manajer resort di Puncak, Bogor.

Sebaliknya, ketidaksetujuan justru datang dari sang istri, keluarga, dan kerabat-kerabatnya. Bahkan, istrinya sempat merasa syok saat itu, tetapi setelah tahu penghasilan Faridz sebagai tukang ojek jauh lebih besar daripada gaji saat jadi manajer, barulah istrinya diam tak bicara sepatah kata pun.

Berapa penghasilannya menjadi supir Go-Jek? Mantan manajer ini dalam sehari berpenghasilan rata-rata 1 juta. Wow, mantap!

3. Supir Go-Jek Dapat Bonus untuk Setiap 10 Penumpang

Supir Go-Jek Dapat Bonus untuk Setiap 10 Penumpang
Supir Go-Jek Dapat Bonus untuk Setiap 10 Penumpang | Foto : www.aktual(com)

Supir Go-Jek bisa dapat bonus uang per 10 penumpang. Artinya, jika berhasil mendapat penumpang 10 orang, akan diberi bonus uang. Tak hanya sekali, setiap 10 penumpang berikutnya pun, akan lagi diberi bonus.

Inilah alasan mengapa para supir Go-Jek sangat bersemangat dan bahagia. Salah seorang supir Go-Jek mengaku bahwa bonus yang ditawarkan untuk pencapaian target ini adalah sebesar 50 ribu rupiah.

4. Gaji Supir Gojek Bisa Diambil Harian, Bukan Bulanan!

Gaji Supir Gojek Bisa Diambil Harian
Gaji Supir Gojek Bisa Diambil Harian | Foto : nannisa7.blogspot(com)

Kita tahu bahwa banyak tukang ojek pangkalan yang tak mau gabung menjadi supir Go-Jek mungkin karena tak begitu mengerti teknologi atau bisa juga karena alasan penghasilan ngojek di Go-Jek baru bisa diambil bulanan layaknya gajian pegawai kantoran.

Tapi, faktanya semua penghasilan yang diperoleh pengemudi Go-Jek hari ini akan langsung ditransferkan ke rekening masing-masing supir Go-Jek. Jadi, supir Go-Jek bisa bebas mengambil uang tersebut kapan pun sesuka hati.

Adapun pembagian keuntungannya yaitu 80% untuk supir Go-Jek dan sisanya atau 20% untuk manajemen Go-Jek.

Bagaimana, Anda tertarik bukan jadi tukang ojeknya Go-Jek?

5. Go-Jek Banyak Diminati Kaum Hawa

Go-Jek Banyak Diminati Kaum Hawa
Go-Jek Banyak Diminati Kaum Hawa | Foto : www.cumicumi(com)

Ada banyak fakta yang mengungkapkan kenapa Go-Jek banyak disukai oleh kaum hawa. Kenapa ya Go-Jek difavoritkan oleh para wanita?

Pertama, Go-Jek aman ditumpangi para wanita sebab Anda wanita mengetahui dengan jelas biodata tukang ojek yang mengantar Anda sampai ke tujuan. Oleh sebab itulah, kita tak usah khawatir akan dibawa kabur oleh si tukang ojek.

Kedua, para wanita tak harus repot-repot bawa masker untuk menghindari debu saat naik Go-Jek, sebab si supir Go-Jek telah menyiapkan masker baru secara gratis untuk semua penumpangnya.

Ketiga, Go-Jek mempermudah para wanita yang sibuk bekerja di kantor dan jadwalnya padat, sehingga tak sempat belanja bulanan.

Nah, Go-Jek bisa membantu wanita karier untuk belanja bulanan dan belanja kebutuhan lainnya. Kita tinggal menuliskan apa saja barang yang ingin dibeli lalu order ke Go-Jek dan nanti tinggal bayar total belanjaan plus biaya ojeknya. Simpel bukan?

Keempat, jasa Go-Jek harganya terbilang cukup terjangkau sehingga bisa lebih menghemat uang bulanan dan bisa juga dialihkan untuk biaya ke salon atau untuk belanja kebutuhan rumah tangga juga.

Kelima, memakai jasa Go-Jek dijamin lebih mempercepat juga mempermudah para wanita sampai ke tujuan masing-masing, apalagi yang sering bangun kesiangan.

Karena banyak penumpang dari kalangan wanita, tak heran para pria banyak ingin menjadi supir Go-Jek.

6. Gojek Driver Diberi Smartphone

Gojek Driver Diberi Smartphone
Gojek Driver Diberi Smartphone | blog.villa-bali(com)

Siapa yang nolak dikasih smartphone? Anda pengen smartphone? Jadi supir Go-Jek saja!

Ya, semua Go-Jek driver difasilitasi smartphone untuk berkomunikasi dengan pelanggannya. Jenis smartphone yang diberikan ke masing-masing tukang ojek pun seragam, termasuk juga provider selulernya seragam.

Kedua hal ini mungkin sering diacuhkan oleh pengguna Go-Jek. Untuk smartphone, para supir Go-Jek ini angsur sebesar Rp7.000 selama seratus hari atau Rp50.000 selama 1 minggu sampai menuju harga Rp700.000. Smartphone tersebut diagikan ke si pengemudi saat dirinya sudah resmi jadi supir Go-Jek.

Adapun provider layanan selulernya semua nomor pengemudi Go-Jek ini menghubungi para pelanggannya menggunakan nomor dari provider Simpati. Nomor ini pun dibagikan berbarengan dengan smartphone plus diberi modal pulsa 100 ribu rupiah.

7. Go-Jek Sukses Menaikkan Penghasilan Para Pengemudi Go-Jek

Go-Jek Sukses Menaikkan Penghasilan Para Pengemudi Go-Jek
Go-Jek Sukses Menaikkan Penghasilan Para Pengemudi Go-Jek | Foto : missgrangerwannabe.blogspot(com)

Fakta membuktikan, waktu kerja tukang ojek ternyata 70 persen lebih dihabiskan hanya untuk menunggu penumpang dan menikmati kemacetan Kota Jakarta. Nadiem Makarim, CEO Go-Jek pun membenarkan hal tersebut.

Tapi dengan kehadiran Go-Jek ini, supir Go-Jek tak harus selalu mangkal di pangkalan. Tukang ojek ini cukup hanya memantau pada aplikasi Go-Jek bila ada pelanggan yang meminta diantar-jemput.

Karena tak harus mangkal dan ngetem, para pengemudi Go-Jek ini jadi mempunyai efisiensi waktu, sehingga bisa meningkatkan penghasilannya di luar Go-Jek.

Ada yang sambil kuliah, ada juga yang jadi agen gas, tetapi tetap juga jadi tukang ojeknya Go-Jek. Ada juga yang mengasuh anak, membantu istri di rumah, sampai berwiraswasta.

Itulah fakta-fakta unik Gojek atau Go-Jek yang masih menjadi rahasia banyak orang. Wah, ternyata rahasia-rahasia seputar Go-Jek tadi bikin kita tergiur ya pengen jadi supir Go-Jek!

Baca Juga Nih: Inilah Bedanya Kanal di Indonesia dengan Kanal-kanal Terindah di Dunia!