May Myat Noe
Pil pahit harus di telan May Myat Noe pasca penetapan dirinya sebagai Miss Asia Pacific World 2014 yang di raihnya pada Mei 2014 lalu. Beberapa hari yang lalu atau tepatnya tanggal 29 Agustus 2014 gelarnya sebagai Miss Asia Pasific di copot.

Akar mula pencopotan gelar ini karena Myat Noe di indikasikan memiliki perilaku buruk dan melakukan banyak kebohongan. Pengumuman pencopotan gelar ini di sampaikan David Kim selaku juru bicara panita kontes pada Jumat (29/8/2014) lalu. Namun, masalah timbul pasca jumpa pers dengan tidak bersedianya remaja 16 tahun ini untuk mengembalikan mahkota dan uang 10.000 dolar Amerika sebagai hadiah yang di gunakan untuk implant panyaudara dalam rangka memperbaiki penampilan.

Akan tetapi dalam jumpa pers pihak Myat Noe baru bersedia mengembalikan mahkota setelah pihak panitia bersedia meminta maaf kepada dirinya dan kepada negara Myanmar di mana sang juara berasal. Pasalnya ia merasa tidak menerima uang 10.000 dolar yang konon digunakan untuk operasi implant panyudara. Myat Noe berharap dengan permintaan maaf dari panitia kontes dapat mengembalikan nama baiknya dan negaranya.

Namun, pihak panitia kontes mengaku memiliki barang bukti telah terjadi operasi implant panyudara berupa foto. Selain itu pihak panitia merasa kesal karena apa yang di lakukan remaja ini merusak citra dan kredibilitas kontes Miss Asia Pacific World.

Sebisa mungkin pihak panitia akan menyelesaikan masalah ini dengan jalur kekeluargaan. Alasannya tak lain adalah mengingat hubungan baik antara negara Korea Selatan dan Myanmar yang telah terjalin cukup lama. Tapi kalau tak kunjung menemukan titik temu baru akan menempuh jalur hukum.

Kalau saja tidak ada masalah sebenarnya remaja ini akan di siapkan menjadi bintang K-Pop. Pihak panitia sebenarnya telah menyiapkan investasi untuk beberapa tahun kedepan seperti album untuk Myat Noe.

Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung yakni 2 album sekaligus. Bukan hanya itu, tapi koregrafer handal pun telah di siapkan untuk menunjang performa di atas panggung. Sedang untuk biaya hidup selama berada di negeri Ginseng ini juga telah di siapkan secara keseluruhan.