Memiliki Istri Lebih dari 1 Bikin Pria Lebih Panjang Umur
Memiliki Istri Lebih dari 1 Bikin Pria Lebih Panjang Umur | Foto : www.sbs(com.au)

Kata siapa memiliki istri lebih dari satu bikin kaum pria lebih panjang umur? Artinya, melakukan praktik poligami akan memperpanjang umur pria, kata siapa ini? Ini bukan kata siapa-siapa, bukan pula kata para pria yang berpoligami, tetapi fakta membuktikan hal ini.

Bagi yang beristri lebih dari satu, mungkin sudah merasakan dan membenarkan bahwa dirinya memang benar-benar berumur panjang.

Bagaimana dengan pria yang beristri satu? Apakah Anda ingin memperpanjang umur hidup di dunia ini? Menikah lagi adalah salah satu caranya.

Tapi, tentu para istri di mana pun tak rela jika suaminya menikah lagi, bukan? Baiklah, di sini kita tak akan mempermasalahkan soal poligami, tetapi hanya memberi informasi bahwa memiliki istri lebih dari satu atau poligami itu bisa memperpanjang umur pria. Tidak percaya? Berikut ini pembuktian selengkapnya.

Terbukti, Poligami Bisa Membuat Pria Lebih Panjang Umur!

Poligami Bisa Membuat Pria Lebih Panjang Umur
Poligami Bisa Membuat Pria Lebih Panjang Umur | Foto : www.youtube(com)

Persoalan poligami atau beristri lebih dari satu memang persoalan yang “panjang umur”, sampai kapan pun akan selalu “hidup” mewarnai kehidupan rumah tangga hingga kiamat tiba, mulai dari kehadiran grup poligami dari Malaysia di Kota Bandung sampai memasuki ranah kesehatan, yaitu poligami bisa memperpanjang umur.

Benarkah itu?

Poligami Memperpanjang Umur Pria Sampai 12 Persen

Poligami Memperpanjang Umur Pria Sampai 12 Persen
Poligami Memperpanjang Umur Pria Sampai 12 Persen | Foto : harianaceh(co.id)

Berdasarkan sebuah penelitian terbaru di negara Inggris, menyebutkan bahwa pria yang berpoligami bisa memperpanjang umurnya sampai 12 persen.

Di lain pihak, riset terpisah justru menyimpulkan bahwa istri yang suaminya menikah lagi kecenderungan menderita stres.

Sama halnya dengan riset yang pertama, seorang ekolog dari University of Shelfield, Inggris, bernama Virpi Lummaa, setelah melakukan analisa tentang praktik poligami di 100 negara lebih, mengatakan bahwa kaum adam yang berpoligami lebih cenderung lebih panjang umur sampai 12 persen dibandingkan kaum adam yang monogami.

Tak hanya itu, disebutkan juga oleh si peneliti bahwa pria yang melakukan praktik poligami ternyata alat reproduksinya masih bagus sampai usia lanjut, antara 60, 70, bahkan sampai 80 tahun. Hal tersebutlah yang menurut Lumma bisa membuat pria mampu memperpanjang umurnya.

Ekolog dari University of Shelfield, Inggris, ini bersama dengan timnya pun mencoba membandingkan negara-negara yang penduduknya melakukan poligami dengan negara yang penduduk prianya monogami.

Ternyata hasilnya, pria-pria yang memiliki istri lebih dari satu justru kondisi kesehatannya lebih sehat juga mempunyai nutrisi lebih baik daripada para pria yang monogami atau hanya beristri satu.

Rahasia dari Manfaat Poligami yang Dirasakan Pria Justru Berasal dari Sang Istri

Rahasia dari Manfaat Poligami yang Dirasakan Pria Justru Berasal dari Sang Istri
Rahasia dari Manfaat Poligami yang Dirasakan Pria Justru Berasal dari Sang Istri | Foto : life-in-saudiarabia.blogspot(com)

Tahukah Anda bahwa rahasia dari manfaat poligami yang dirasakan pria itu sebenarnya bersumber dari istri?

Para peneliti mengungkapkan bahwa suami yang istrinya lebih dari satu sampai empat istri, batasan berpoligami, akan mempunyai kesehatan lebih baik jika istri-istrinya tersebut mampu mengurus si suami dengan baik.

Si pria pun akan merasa lebih bahagia sebab mempunyai banyak anak dan tentu saja semua kebutuhan seks-nya akan terpenuhi secara maksimal oleh istri-istrinya.

Perlu diketahui bahwa kebutuhan seks yang mampu terpenuhi akan membuat kesuburan kaum pria tetap eksis walaupun sudah memasuki usia pensiun untuk melakukan aktivitas seksual.

Dalam hal ini, kesuburan seorang pria akan berpengaruh sekali terhadap fungsi hormon yang bekerja mengelola metabolisme tubuh. Makin bagus tingkat kesuburannya, maka makin bagus juga kinerja hormonnya. Inilah yang menyebabkan seorang pria tetap sehat dan bugar.

Manfaat lainnya jika beristri lebih dari satu dan maksimal empat yang disebutkan oleh para peneliti di Inggris ini adalah munculnya dorongan atau motivasi untuk terus bekerja memberi nafkah anak-anak serta istri-istrinya.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh seorang antropolog dari Cornell University in Ithaca, New York, bernama Chris Wilson. Ia mengatakan hipotesis tersebut sangat-sangat masuk akal.

Bagaimana dengan Wanita yang Dipoligami?

Wanita yang Dipoligami Akan Panjang Umur
Wanita yang Dipoligami Akan Panjang Umur | Foto : www.usnews(com)

Kabar baik bagi suami beristri lebih dari satu, karena pilihan mereka berpoligami mampu memanjangkan umur. Bagaimana dengan istri yang dipoligami?

Tak hanya kaum pria, kaum wanita yang dipoligami ternyata juga lebih panjang umur daripada yang tidak dipoligami.

Inilah sebuah fenomena yang dahsyat luar biasa, fenomena eksklusif yang oleh para peneliti ini disebut dengan ‘efek nenek’ mampu menjelaskan secara detail kenapa wanita yang dipoligami memiliki umur lebih panjang, terlebih sesudah melewati masa-masa menopause.

Setelah melakukan penelitian terhadap pria berpoligami seperti yang dijelaskan sebelumnya, Virpi Lummaa pun meneliti kaum wanita. Ia mengungkapkan bahwa seorang wanita setiap 10 menit berhasil melewati masa menopausenya dan kebahagiaannya pun akan bertambah sampai 2 kali lipat.

Sang peneliti menambahkan pula bahwa dengan memiliki banyak cucu serta adanya perhatian kasih sayang dari anak-anaknya, membuat si wanita ini akan lebih bahagia, sehingga ingin hidup lebih lama lagi.

Istri dan Anak Akan Jadi Korban Jika Suami Tidak Bisa Adil!

Istri dan Anak Akan Jadi Korban Jika Suami Tidak Bisa Adil
Istri dan Anak Akan Jadi Korban Jika Suami Tidak Bisa Adil | Foto : wearechange(org)

Bagi kaum pria, berpoligami sudah jelas dibuktikan akan membawa manfaat untuk kesehatan, yaitu memperpanjang umur, tetapi bagi kaum wanita mungkin tidak. Kenapa?

Jika suami tidak bisa berlaku adil kepada istri-istrinya, maka istri-istrinya akan jadi korban dalam rumah tangga. Anak-anaknya pun akan menjadi korban.

Walaupun banyak studi yang menyatakan bahwa berpoligami itu berdampak positif bagi istri, tetapi lebih banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa para istri yang dipoligami banyak mengalami stres.

Dua peneliti dari Queen’s University, yaitu Profesor Martha Balley dan Bita Amani, menyimpulkan bahwa para istri serta anak akan jadi korban di dalam sebuah rumah tangga jika seorang suami memilih untuk menikah lagi memperbanyak istri.

Si istri yang dipoligami katanya akan mengalami stres atau depresi karena adanya rasa cemburu. Mereka pun rentan menjadi korban kekerasan di dalam rumah tangganya.

Jika si suami yang beristri lebih dari satu bisa memperoleh kepuasan seks yang baik dari istri-istrinya, justru istri yang dipoligami terkadang menderita sebab harus rela menghadapi kenyataan suaminya berbagi seks dengan istri lainnya. Kecemasan tertular penyakit menular seksual pun muncul.

Saat seorang istri stres dan depresi karena masalah tersebut, pola pengasuhan anak tentu akan menjadi tak karuan, sehingga si anak pun merasakan dampak negatifnya.

Si anak bisa saja berisiko menderita trauma dan bahkan sampai dikucilakn teman-temannya. Tak hanya itu, perilaku anak juga berdasarkan hasil penelitian akan sulit dikontrol sebab perhatian sang ayah menjadi berkurang.

Tapi, inti dari semua semua permasalahan poligami yaitu perhatian suami kepada istri-istri beserta anak-anaknya.

Kata siapa poligami akan membuat istri dan anak menderita? Kata siapa poligami akan menyebabkan penyakit seks menular? Semuanya bisa dihindari jika poligami dilakukan dengan benar dan suami memang benar-benar sudah mampu untuk melakukannya.

Justru jika dilakukan dengan benar, suami yang poligami akan lebih panjang umur daripada yang tidak melakukan poligami. Pun sama dengan sang istri, akan juga lebih panjang umur. Ya, seorang suami yang memiliki istri lebih dari satu bisa menyebabkan umurnya lebih panjang dengan syarat bila dirinya dapat memperhatikan istri-istri beserta anak-anaknya dengan seadil-adilnya.

Baca Juga Nih: Ada-ada Saja! Para Santri di Pesantren Diberi Makan Terong untuk Melemahkan Syahwatnya!