Perbedaan Pendapat Soal Kenaikan Harga BBM
metrotvnews.com

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai bahwa perbedaan pendapat soal kenaikan harga BBM sesuai dengan rencana pemerintahan Jokowi yang terjadi dalam tubuh PDIP adalah hal yang wajar.

Namanya kebijakan yang penting dan strategis yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, memang ada dinamika di dalamnya apalagi terkait kenaikan BBM,” ujar Hasto, Selasa (11/11/2014).

Lebih lanjut, mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-JK ini memberikan pesan kepada seluruh kader PDI-P agar tidak melihat kebijakan kenaikan harga BBM ini menjadi kebijakan tunggal. Menurutnya, ada kebijakan lain yang akan bahkan sudah diambil oleh pemerintah yang akan lebih berguna untuk masyarakat.

Misalnya, bagaimana Jokowi mencanangkan memberantas mafia migas. Bagaimana mengefisienkan sektor produksi dan distribusi. Bagaimana mengedepankan politik keberpihakan bagi rakyat. Kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar dan Keluarga Sejahtera di prioritaskan. Bagaimana dilakukan audit migas. Bagaimana reformasi perpajakan juga dijalankan sehingga itu menjadi satu paket kebijakan,” ujar Hasto.

Inilah yang membuat munculnya perbedaan pendapat soal kenaikan harga BBM ini. Meskipun PDIP merupakan partai yang mendukung pemerintahan Jokowi, namun beberapa politisi PDIP menolak kenaikan harga BBM. Sebut saja Effendi Simbolon, fraksi PDI-P yang mepertanyakan sikap Jusuf Kalla yang berencana menaikkan harga BBM bersubsidi buan November 2014 ini. Selain Effendi Simbolon, Rieke Diah Pitaloka juga mengkritik adanya rencana kenaikan harga BBM ini.

Sementara itu, Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PDI-P di MPR mengatakan bahwa sekarang ini PDI-P sendiri belum mengambil sikap apapun terkait kenaikan harga BBM ini. PDI-P rencananya akan mendengarkan argumen pemerntah dulu mengenai alasan kenaikan harga BBM ini. Setelah mendengar argumen dari pemerintah ini, barulah PDI-P akan mengambil sikap apakah menerima, menerima dengan memberikan catatan, atau malah menolak rencana kenikan harga BBM tersebut.

Pemerintah memang sudah memberikan sinyal akan adanya kenaikan harga BBM akhir tahun ini. Namun, kapan pastinya kenaikan harga BBM ini terjadi, hingga saat ini masih simpang siur. Pemerintah masih melakukan penggodokan terkait kenaikan harga BBM ini karena akan berimbas pada hamper seluruh sektor ekonomi.