cegah kanker
owunik(blogspot.com)

Kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian ke dua terbanyak di Indonesia setelah penyakit jantung. Kanker payudara juga kanker serviks, merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh wanita.
Sedangkan untuk pria, kanker paru, colon vesica urinaria, prostat, usus. Untuk anak – anak, kanker yang paling banyak diderita adalah kanker darah (leukemia), kanker pada bola mata (retinoblastoma), pada otot(rhabdomyosarcoma), pada syaraf (neuroblastoma).

Peneliti Kanker dari Fakultas Kedokteran UGM, Prof. dr. Sofia Mubarika Haryana, M. Med. Sc, Ph. D, seperti yang dilansir dari VivaNews, Senin (09/02/2015), mengatakan kanker yang terjadi pada anak dikarenakan kelainan genetik yang dibawa sejak lahir. Atau, bisa juga dipicu oleh kandungan zat berbahaya bagi kesehatan yang bisa memicu munculnya kanker.

“Anak-anak berhak mendapatkan lingkungan yang sehat dan bersih terutama dari polusi dan asap rokok,” katanya.

Menurutnya, saat ini, alat deteksi dini kanker terus menerus dikembangkan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Salah satunya yang dikembangkan oleh FK UGM adalah alat deteksi dini kanker nasofaring.

Di samping metode pemeriksaan yang sudah ada, dengan adanya alat deteksi ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap aware masyarakat terhadap penyakit kanker dan diharapkan dengan dukungan kemajuan teknologi, penyakit kanker pada penderita dapat diketahui pada stadium awal, sehingga bisa cegah kanker. Biasanya, penderita baru memeriksa penyakit kanker ketika sudah pada stadium lanjut.

“Kanker ini bisa disembuhkan secara total apabila diketahui secara dini. Jadi, jangan tunda pemeriksaan untuk mengetahui secara dini,” terangnya.

Sofia menerangkan Fakultas Kedokteran UGM juga tengah melakukan penelitian terhadap berbagai tanaman obat sebagai pengganti obat kanker. Melalui kemajuan teknologi, beberapa tanaman-tanaman bahan alam yang diteliti tersebut seperti cengkeh, kunyit, dan sebagainya yang sangat menjanjikan.

“Untuk pengobatan penyakit kanker yang menjanjikan selanjutnya dicari dari strukturnya selanjutnya disintesis untuk diujicobakan,” ujarnya.

Jalani Pola Hidup Sehat

cegah kanker
mausehat(com)

Meski demikian, pencegahan dini kanker menurut Sofia sangat penting dilakukan. Membiasakan pola hidup sehat dengan meminimalkan zat kimia seperti zat warna dan pengawet serta pengawasan dari Badan POM merupakan langkah wajib untuk meminimalisir bahaya penyakit kanker.

Termasuk pemantauan secara rutin terhadap warung-warung di pinggir jalan sebenarnya dirasa perlu untuk mengantisipasi tertularnya penyakit melalui alat makan dan tempat makan yang kurang memperhatikan faktor hygiene.

Sofia mengutarakan bahwa di Taiwan, angka kanker serviks dan Nasopharynx turun drastis. Hal tersebut dikarenakan Taiwan belakangan ini sangat konsen untuk upaya pencegahan termasuk hygiene lingkungan, air dan pola hidup sehat bagi warganya. Hal tersebut ternyata berhasil membuat angka kanker di Taiwan turun.

“Kebersihan merupakan faktor utama tindakan preventif pencegahan kanker,” tutupnya.