kelompok teroris boko haram
foto: ibtimes(co)(uk)

Kelompok teroris Boko Haram yang berbasis di Nigeria berjanji untuk setia mendukung kelompok Islamic State of Iraq and Syria. Hal tersebut terungkap dalam sebuah pesan audio yang dibuat oleh pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau. Di audio tersebut yang diposting online pada hari Sabtu, pembicara menyebutkan bahwa Boko Haram memberikan pengumuman yaitu mendukung kalifah muslim, yaitu Ibrahim ibn Awad ibn Ibrahim a-Husseini a-Qurashi yang merupakan nama lain dari pemimpin IS, yaitu Abu Bakr al-Baghdadi. CNN sendiri belum bisa mengautentifikasi pesan tersebut.

Tapi Jacob Zenn, ahli kelompok terorisme dan Jamestown Foundation, mengatakan bahwa pesan kelompok teroris Boko Haram yang tersebar tersebut adalah autentik. Dia mengatakan bahwa jika pesan lainnya dipalsukan, pembicaranya pada pesan ini adalah Shekau.

“Boko Haram bergabung dengan kelompok lainnya akan berdampak pada kedua kelompok tersebut. Boko Haram nantinya akan mendapatkan legitimasi, yang membantu mereka dalam hal perekrutan, pendanaan, dan logistik begtu juga perluasan ke Afrika Barat. Ini juga akan mendapatkan dukungan dari kelompok IS pada media dan propaganda. Sebelumnya Boko Haram berada di luar kelompok global Jihadi. Sekarang mereka akan bergabung dengan kelompok yang paling populer.

“Islamic State of Iraq and Syria sekarang mendapatkan legitimasi internasional sebagai sebuah kalifah global.”

Zenn mengatakan bahwa dukungan tersebut akan menjadi resmi jika pemimpin kelompok IS seperti Abu Mohammed al Adnani membarikan keterangan juga.

Kelompok teroris Boko Haram memiliki dua faksi utama, yang pertama dipimpin oleh Shekau dan lainnya adalah Ansaru, sebuah cabang dari Boko Haram. Ansaru telah beroperasi dari tahun 2012 sebagai sayap AQIM (al Qaeda in the Islamic Maghreb) di Nigeria. Setelah Prancis melakukan intervensi di Mali pada tahun 2013, jumlah anggota dari Ansaru kembali bersatu dengan Shekau.

Pada bulan Juli lalu, Shekau berbicara untuk mendukung kelompok tersebut dan mendeklarasikan kota yang mereka ambil alih di Nigeria menjadi bagian dari kalifah Islamic. Tapi dia juga mengatakan bahwa ia telah berdoa untuk pemimpin al Qaeda, Ayman al-Zawahiri dan pemimpin Taliban, Mullah Omar. Amerika Serikat sendiri masih ragu dua kelompok tersebut dapat bersama-sama.