Efek Samping Rokok Elektrik Sangat Berbahaya
Efek Samping Rokok Elektrik Sangat Berbahaya | sumber: zonasehatindo.blogspot(com)

Hingga kini, permasalahan tentang efek samping rokok elektrik masih menjadi perdebatan di seluruh dunia. Tak hanya para aktivis kesehatan yang mempermasalahkan rokok elektrik, para pengusaha pun berperan dalam menciptakan rokok elektrik yang katanya menyehatkan dan bisa menggantikan rokok biasa.

Tapi, ada kasus yang justru mencelakakan pecandu rokok elektrik, yaitu ledakan rokok elektrik di mulut saat dihisap. Inikah efek samping rokok elektrik yang paling mengerikan?

Ledakan di Mulut, Efek Samping Rokok Elektrik yang Paling Mengerikan?

Apa efek samping rokok elektrik yang paling mengerikan? Seorang pria berusia 57 tahun di Florida, Amerika Serikat, terpaksa dibawa ke rumah sakit setelah mulutnya terbakar saat rokok elektrik yang dihisapnya meledak. Ledakan tersebut menyebabkan si pria terpaksa menjalani perawatan secara intensif di bagian lidah dan gigi depannya.

Pria paruh baya ini awalnya adalah pecandu rokok biasa yang kemudian beralih ke rokok elektrik untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya, karena memang rokok elektrik diyakini sebagai terapi terbaik untuk menghentikan kecanduan rokok biasa tanpa harus melenyapkan kebiasaan menghisap bentuk fisik rokok itu sendiri.

Tapi, justru si pria bertambah sial setelah beralih ke rokok elektrik. Tak hanya mulutnya yang terbakar akibat efek samping rokok elektrik ini, rumahnya pun mengalami kebakaran kecil. Akibat ledakan rokok ini, karpet dan sejumlah foto di dalam rumahnya pun ikut terbakar.

Nah, inilah salah satu bukti bahwa rokok elektrik itu tidak aman dihisap. Lalu, bagaimana dengan efek samping dari segi kesehatan?

WHO Menolak Keberadaan Rokok Elektrik

WHO Menolak Keberadaan Rokok Elektrik
WHO Menolak Keberadaan Rokok Elektrik | sumber: primaradio(co.id)

WHO sebagai badan kesehatan dunia telah mempublikasikan sebuah pernyataan yang menolak keberadaan rokok elektrik atau elektronik, karena dianggap bukanlah sebuah terapi nikotin yang memadai.

Perlu diketahui bahwa rokok elektrik terbuat dari stainless steel yang mempunyai lubang untuk menyimpan nikotin cair dalam berbagai macam konsentrasi. Selain itu, rokok jenis ini pun dilengkapi dengan baterai isi ulang sehingga bisa membuat rokok ini menyala layaknya rokok asli.

Dengan begitu, para penghisap rokok elektrik ini dapat menyalakan dan juga menghisapnya tanpa menghasilkan asap yang sesungguhnya. Walaupun begitu, zat kimia yang dihisap dalam rokok elektrik ini ternyata tak ada beda bahanya dengan rokok biasa saat memasuki tubuh.

Artinya, efek samping rokok elektrik memang benar-benar nyata, tak seperti yang dikatakan oleh para produsen rokok elektrik selama ini.

Hal tersebut juga diperkuat oleh WHO yang tak mempunyai bukti ilmiah dari para pembuat rokok elektrik bahwa rokok ini aman dan layak dikonsumsi. Yang jelas, WHO tidak membenarkan jika rokok elektrik mampu membantu para perokok untuk menghentikan kecanduan rokok.

Rokok Elektrik Beraneka Rasa dan Beraneka Racun!

Rokok Elektrik Beraneka Rasa dan Beraneka Racun
Rokok Elektrik Beraneka Rasa dan Beraneka Racun | sumber: www.indonewstoday(com)

Walaupun masih bersusah payah memerangi rokok, kini malah hadir rokok elektrik yang belum ada pengawasan maupun pengaturan pada rokok elektrik, sehingga variasi kandungannya pun tinggi. Jadi, simpulannya rokok elektrik tidak aman dan efek samping rokok elektrik pun tak aman.

Keamanan rokok elektrik ini belum terbukti secara ilmiah hingga detik ini, sedangkan kandungan berbahaya di dalamnya seperti nikotin dan propylene glycol yang konsentrasinya tinggi, sudah dapat dipastikan.

Efek Samping Racun dalam Rokok Elektrik bagi Kesehatan

Efek Samping Racun dalam Rokok Elektrik bagi Kesehatan Bisa Menyebabkan Kanker
Efek Samping Racun dalam Rokok Elektrik bagi Kesehatan Bisa Menyebabkan Kanker | sumber: primaradio(co.id)

Para peneliti di Jerman berhasil menemukan berbagai jenis zat berbahaya di dalam cairan yang dipakai rokok elektrik seperti nitrosamin penyebab kanker, flavor atau zat pemberi rasa, logam beracun jenis cadmium, timbal serta nikel, juga carbonyls penyebab penyakit kanker seperti acrolein, acetaidehyde, dan formadehyde.

Selain itu, terkandung pula komponen organik yang cepat menguap dan rusak pada suhu ruang berupa toluene dan komponen zat aktif yang cukup bervariasi, baik itu kadar ataupun jenisnya. Kandungan berbagai zat beracun bagi sel tubuh ini memiliki kadar menengah sampai tinggi.

Bahaya racun-racun tersebut akan berlipat-lipat bagi pecandu rokok elektrik yang mempunyai riwayat penyakit paru seperti bronchitis, PPOK, asma, dan pneumonia.

Produsen mengingatkan kepada pecandu rokok elektrik yang paru-parunya terganggu bahwa uap dari rokok ini bisa menyebabkan serangan asma, batuk, dan sesak napas. Peringatan ini sudah jelas membuktikan bahwa rokok elektrik sangat berbahaya, terutama untuk sistem pernapasan.

Ternyata, efek samping rokok elektrik tak hanya menyebabkan ledakan di mulut, tetapi juga merembet ke masalah kesehatan sistem pernapasan. Jadi, tak ada satu pun jenis rokok yang tak mematikan, termasuk rokok elektrik. Membeli rokok elektrik sama saja Anda membeli kematian! Stop rokok elektrik!