bestfootballers.[com]
bestfootballers.[com]
Pihak Manchester United akhirnya angkat bicara terkait rumor rencana  menjual Angel Di Maria pada bursa transfer musim panas mendatang.  Keberadaan Angel Di Maria masih sangat dibutuhkan bagi MU untuk musim mendatang.  Pemain gelandang specialist assist asal Argentina ini memiliki peran penting dalam perjalanan MU musim ini.

Manager sekaligus pelatih Skuat Red Devils,  Louis Van Gaal masih mempercayai peran Di Maria di lapangan.   Meski selama membela Manchester United musim kompetisi tahun ini, dia hanya mampu melesakan tiga goal saja. Tapi kontribusi assist mampu menyelematkan posisi skuat utama. Pelatih asal Belanda masih memberikan satu kesempatan lagi hingga tahun depan.

Hal senada juga di sampaikan langsung oleh Ed Woodward Chief Manchester United, yang mengatakan bahwa pihaknya tak ada rencana untuk menjual Angel Di Maria kepada klub lain. Manchester United tidak membiarkan pemain asal Argentina ini pergi musim depan.
Sebagaimana diberitakan, beredar rumor santer, kalau pihak MU menenempatkan Di Maria dalam keranjang  jual pada bursa transfer musim panas mendatang.  Menurut penuturan orang dalam MU, semusim membela MU.

Sementara itu  PSG mengutarakan ketertarikannya untuk membeli Di Maria jika memang akan dijual. Pihak PSG berusaha membuka negoisasi pada kesempatan pertama, pada bursa transfer musim panas ini.  Setelah pada musim kemarin mereka kalah cepat dengan MU, dalam bursa perburuan pemain asal Real Madrid ini.

Tak hanya PSG, klub Liga Inggris lainnya juga tertarik meminang Di Maria, seperti Chelsea dan Liverpool punya rencana melayangkan penawaran kepada pihak MU. Pemain berusia 27 tahun ini sangat potensial dan punya segudang skill dan kreatifitas tinggi sebagai pemain gelandang serang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Manchester United dibawah kepelatihan Louis Van Gaal berhasil membeli memboyong pemain bintang, pada jelang kompetisi 2014/2015. Salah satunya adalah berhasil membeli  Angel Di Maria, dengan nilai transfer 60 juta poundsterling dari Real Madrid.  Meski di awal musim sempat kesulitan beradaptasi dengan tim barunya, dan gaya permainan Liga Inggris. Setidaknya dia berlahan bisa mengatasi masalahnya.