masalah kesehatan pada wanita

Masalah kesehatan menjadi topik pembahasan yang penting dalam kehidupan. Terlebih lagi pada wanita dan anak-anak yang kini menarik perhatian sebagian besar masyarakat. Hal ini bukan berarti mengesampingkan pria dengan kondisi kesehatan dan beragam masalah yang sebaiknya diperhatikan secara teliti. Itu artinya, antara pria dan wanita sebenarnya memiliki masalah pada bagian kesehatan yang tidak jauh berbeda. Sedangkan pada anak-anak sudah menjadi topik utama sebagian besar masyarakat karena mereka termasuk aset penting dalam kehidupan menuju kesuksesan di masa depan.

Masalah Pada Kesehatan Wanita

Pada diri wanita maupun pria sebenarnya masalah kesehatan yang hendaknya diperhatikan secara teliti tidak jauh berbeda. Berikut masalah yang dapat mengganggu kesehatan yang diulas secara sederhana.

1. Penyakit hati

Pusat pengendalian serta pencegahan penyakit Amerika Serikat menyatakan bahwa penyakit hati menyebabkan kematian pada wanita sekitar 29%. Penyakit ini membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat karena keterlambatan penanganan dapat mengakibatkan serangan jantung, stroke hingga pada kematian. Umumnya terjadi akibat dari obesitas, stres, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi maupun kencing manis.

2. Kanker payudara

Penyakit ini memiliki kisaran 1 % sebagai salah satu penyebab kematian pada wanita yang berada di seluruh dunia. Umumnya disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat.

3. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

Masalah ini berdasarkan penelitian telah merubah 10 % usia reproduksi wanita. Artinya, persentase tersebut menjadi sebab utama terbentuknya kista kecil yakni pada ovarium yang terjadi sepanjang ovulasi. Tentu saja kista kecil ini mengganggu dan menimbulkan nyeri, infeksi, bahkan rusaknya rahim. Itulah mengapa dikatakn juga dapat mengganggu kesuburan pada wanita. Umumnya ditandai dengan kenaikan berat badan, haid menjadi tidak normal, hingga perkembangan rambut yang berlebih.

Masalah Pada Kesehatan Anak

Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa 26,4% anak usia kelompok SD/MI terserang masalah anemia gizi yang mempengaruhi prestasi belajar pada anak. Adapun beberapa perilaku anak yang hendaknya diwaspadai di usia dini mereka yakni merokok, kurangnya aktifitas fisik, kurangnya makan makanan bergizi seimbang dan juga sehat.

Oleh karena itu, anak-anak sejak dini hendaknya mulai dibiasakan dengan pola hidup sehat. Begitupula halnya dengan orang tua dan keluarganya sebagai teladan anak. Semoga ulasan ini memberikan dorongan agar kita semakin peduli dengan segala penyebab masalah kesehatan sehingga berupaya mencegahnya sejak dini.