Bambang Widjojanto
foto: bidik(co)

Bambang Widjojanto merupakan wakil ketua KPK yang tadi pagi ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dengan kasus saksi palsu pilkada Kotawaringin Barat di MK. Kasus tersebut sebenarnya sempat mencuat saat ia akan dipilih menjadi salah satu pimpinan KPK tahun 2011. Berikut ini profil Bambang Widjojanto yang pernah menjadi pengacara sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua KPK.

Profil Bambang Widjojanto

Nama: Bambang Widjojanto

Lahir: Jakarta, 18 Oktober 1959

Kewarganegaraan : Indonesia

Pasangan: Sari Indra Dewi

Pendidikan: 

  • Sastra Belanda di Universitas Indonesia (UI), namun tidak selesai
  • S1 Hukum Fakultas Hukum di Universitas Jayabaya, 1984
  • Program Postgraduate, School of Oriental and Africand Studies, London University
  • Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, 2009

Karir/Pekerjaan: Sempat menjadi pengacara sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua KPK

  • Ketua Dewan Pengurus Yayasan LBH Indonesia (1995-2000)
  • Ketua Dewan Pengurus LBH Jakarta
  • Panitia seleksi calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi
  • Anggota Gerakan Anti Korupsi (Garansi)
  • Anggota Koalisi untuk Pembentukan UU Mahkamah Konstitusi (MK)
  • Anggota Tim Gugatan Judicial Review untuk kasus Release and Discharge
  • Anggota Tim Pembentukan Regulasi Panitia Pengawas Pemilu
  • Pendiri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras)
  • Pendiri Indonesian Corruption Watch (ICW)
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Bambang Widjojanto termasuk orang yang cukup aktif dan vokal dalam kegiatan pemberantasan korupsi di KPK. Namun, kabar tentang kasus yang ia miliki juga telah diketahui oleh sebagian masyarakat. Saat menjadi pengacara salah satu kandidat pimpinan daerah di Kotawaringin Barat, ia memang sempat dituduh melakukan penggiringan saksi untuk berkata tidak benar. Melalui dokumen salah satu tv swasta juga ditampilkan seorang saksi yang mengatakan bahwa mereka telah diberikan bimbingan terlebih dahulu sebelum bersaksi di Mahkamah Konstitusi. Namun, Bambang Widjojanto menyangkal hal tersebut dan mengungkapkan bahwa ia hanya bertugas sebagai pengacara. Menurutnya pengacara memang bertugas untuk mendampingi saksi.

Apa yang terjadi pada Wakil Ketua KPK saat ini diharapkan tidak membuat KPK menjadi lemah apalagi saat ini KPK juga sedang menangani kasus Komjen Budi Gunawan.