Warna Air Kencing Bisa Mengindikasikan Kesehatan Seseorang
Warna Air Kencing Bisa Mengindikasikan Kesehatan Seseorang | Foto : www.huffingtonpost(ca)

Warna air kencing pada setiap orang bisa saja sama dan bisa pula berbeda-beda, ada yang bening, kuning kecokelatan, sampai hitam. Tapi, yang jelas walaupun warnanya berbeda-beda, tetap saja semuanya itu kotoran yang dihasilkan oleh manusia.

Pada dasarnya, manusia itu adalah penghasil 2 jenis kotoran, yaitu feses dan urin. Dalam hal ini, urin atau air kencing adalah kotoran yang terbentuk di organ ginjal sebagai sisa proses penyaringan berbagai zat yang tak diperlukan tubuh.

Sementara itu, semua zat yang diperlukan tubuh akan kembali lagi dialirkan ke dalam darah, ini disebut dengan proses reabsorption.

Tapi tak jarang, zat-zat yang bermanfaat tadi seperti sel darah merah, protein, dan lainnya ada yang diekskresikan lewat urin, sehingga membuat warna urin berbeda dari normalnya.

Kondisi tersebut tidaklah normal. Apa saja warna urin yang tak normal?

Waspadai 9 Warna Air Kencing yang Tidak Normal Ini!

Warna air kencing adalah sebuah indikator kesehatan tubuh yang sangat gampang dilihat selain juga bau serta konsistensi urin yang bisa juga jadi ukuran apakah seseorang itu sehat atau sebaliknya, tidak sehat.

Itulah sebabnya di dunia kesehatan sering dilakukan tes urin untuk mengetahui atau mendiagnosis kesehatan setiap orang.

Jadi, penting sekali kita semua mengetahui jenis-jenis warna urin, sehingga mampu menyimpulkan seperti apa kondisi kesehatan masing-masing. Ini dia daftar warna urin yang menunjukkan kondisi kesehatan seseorang.

1. Kuning Kegelapan

Urin Kuning Kegelapan
Urin Kuning Kegelapan | Foto : sumber: exclusivelycats.blogspot(com)

Warna air kencing yang sehat biasanya berwarna kuning seperti warna madu atau kekuningan. Tapi, bila warna urin kuning kegelapan, itu artinya seseorang kurang minum air putih dan ini membahayakan kesehatan.

Air seni dalam hal ini menjadi lebih terkonsentrasi dan warna urin kuning kegelapan ini biasanya disertai juga dengan bau yang cukup menyengat. Oleh sebab itulah, untuk menormalkan kembali, penuhilah kebutuhan asupan air putih per harinya, yaitu minimal 8 gelas per hari.

2. Sangat Bening dan Sama Sekali Tidak Berwarna

Urin Sangat Bening dan Sama Sekali Tidak Berwarna
Urin Sangat Bening dan Sama Sekali Tidak Berwarna | Foto : www.naturalwellness(com)

Jika warna air kencing kuning kegelapan menandakan seseorang tidak sehat, bagaimana dengan urin yang tidak berwarna atau sangat bening?

Warna air seni yang bening sekali bisa saja mengindikasikan seseorang menderita penyakit diabetes. Ya, ini adalah salah satu tanda seseorang mengidap penyakit diabetes selain tanda lainnya seperti sering buang air kecil dan sering merasa haus.

Jadi, berhati-hatilah! Jika air kencing Anda bening seperti ini, jangan dibiarkan, segera konsultasikan ke dokter atau lakukan tes diabetes.

3. Urin Warna Cokelat

Urin Warna Cokelat
Urin Warna Cokelat | Foto : www.youtube(com)

Air seni berwarna cokelat pun bukanlah pertanda tubuh sehat, tetapi justru menandakan gejala masalah kesehatan yang cukup serius. Mereka-mereka yang menderita penyakit liver biasanya warna air kencingnya cokelat.

Dalam hal ini, bila organ hati tak bekerja secara baik, garam empedu yang normalnya dibuang lewat feses ternyata ikut masuk larut ke dalam air kencing, dikarenakan konsentrasinya yang begitu tinggi di dalam darah.

Sementara itu, gangguan kesehatan yang terjadi pada liver bisa berbentuk hepatitis, sehingga inilah yang menyebabkan warna air seni menjadi kuning kecokelatan.

Selain itu, warna kuning kecokelatan pada urin pun menandakan seseorang sedang mengalami dehidrasi dan ini perlu dilakukan penanganan medis secara lebih lanjut.

4. Urin Berbusa

Urin Berbusa
Urin Berbusa | Foto : www.suggestkeyword(com)

Air kencing yang tidak sehat juga bisa ditandai dengan urin berbusa. Apa penyebab air kencing bisa mengeluarkan busa?

Air seni yang berbusa bisa disebabkan karena kandungan protein. Tentunya, dibutuhkan pemeriksaan lebih mendalam sampai tuntas, sebab busa pada air kencing mungkin saja disebabkan akibat munculnya gangguan di organ ginjal ataupun di kandung empedu.

5. Urin Kemerah-merahan atau Merah Muda

Urin Kemerah-merahan atau Merah Muda
Urin Kemerah-merahan atau Merah Muda | Foto : www.instructables(com)

Pernahkah Anda mengeluarkan air kencing berwarna merah? Warna air seni kemerahan atau merah muda itu bisa berasal dari darah yang berhasil larut ke dalam tubuh dan kondisi seperti ini dikenal dengan istilah hematuria.

Warna air seni yang kemerahan atau ada juga yang merah muda ini bisa jadi pertanda terganggunya kesehatan seperti batu ginjal, infeksi saluran kemih, kanker prostat, sampai kanker kandung kemih.

Tapi jangan khawatir, warna kemerahan pada air kencing ini bisa juga karena konsumsi makanan ataupun zat tertentu yang masuk ke dalam tubuh, sehingga tubuh bereaksi membuangnya lewat urin.

Nah, makanan yang bisa mengakibatkan urin kita berwarna kemerahan adalah buah blackberry, rhubarb, dan pewarna makanan tertentu.

Coba ingat-ingat lagi ya makanan apa yang dikonsumsi sebelumnya. Mudah-mudahan saja warna air kencing kemerahan tersebut hanya efek samping mengonsumsi buah bit, buah berry, pewarna makanan, obat, atau vitamin B Kompleks.

Jika penyebabnya karena makanan-makanan tadi, tentunya tidak berbahaya bagi kesehatan. Bila perubahan warna urin bukan disebabkan oleh makanan tadi dan bahkan sampai terjadi berulang kali, alangkah baiknya segera periksa kondisi tersebut ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Ya, segeralah periksakan diri ke dokter sebab takut ada infeksi di ginjal atau di bagian saluran kencing, terlebih lagi bila ada rasa sakit.

6. Urin Berwarna Biru

Urin Berwarna Biru
Urin Berwarna Biru | Foto : www.theguardian(com)

Informasi terakhir menyebutkan bahwa ditemukan sebuah kondisi yang langka, yaitu porfiria yang bisa mengakibatkan urin berubah warna jadi biru atau ungu.

Tapi, urin warna biru ini sangat mungkin disebabkan karena mengonsumsi makanan ataupun obat-obatan yang di dalamnya mengandung pewarna tertentu. Bisa juga karena mengonsumsi sayuran hijau dan minuman berwarna.

Obat-obatan khusus yang di dalamnya mengandung metilen biru, pewarna makanan atau tes medis biasanya bisa membuat urin berwarna hijau campur biru atau gelap.

7. Urin Berwarna Hijau

Urin Berwarna Hijau
Urin Berwarna Hijau | Foto : www.howtodetoxthc(com)

Bagaimana dengan urin warna hijau? Mengindikasikan apa ya? Air seni warna hijau bisa jadi pertanda atau indikasi seseorang terserang infeksi saluran kemih atau jamur.

Mereka yang terkena infeksi saluran kemih akibat serangan bakteri pseudomonas bisa jadi juga mengalami perubahan warna pada urinnya menjadi warna hijau.

Obat antiseptik atau obat anestesi pun sama dapat menyebabkan air seni Anda berubah warna jadi kehijauan. Namun, bila memang tak sedang mengonsumsi obat-obat tersebut, berarti kita harus waspada.

Tak hanya itu, makanan dan obat seperti antibiotik dengan kandungan pewarna sangat kuat yang tak mampu diserap di dalam usus pun bisa jadi penyebabnya.

8. Urin Berwarna Putih Susu

Urin Berwarna Putih Susu
Urin Berwarna Putih Susu | Foto : en.wikipedia(org)

Air kencing berwarna putih seperti susu mengindikasikan adanya darah mikroskopis yang dapat juga disebabkan karena infeksi kandung kemih, infeksi saluran, atau batu ginjal.

Apa indikasi lainnya? Urin berwarna putih susu juga bisa menandakan risiko beberapa penyakit menular seksual seperti gonore.

9. Urin Berwarna Hitam

Urin Berwarna Hitam
Urin Berwarna Hitam | Foto : kbwell.weebly(com)

Warna hitam pada air seni bisa dikarenakan bahan kimia dan bisa juga adanya masalah kesehatan. Perlu juga dianalisa apakah kencing berwarna hitam ini terjadi sepanjang hari atau hanya waktu tertentu. Jika memang sedang atau ada suplemen yang diminum, hentikan sementara waktu.

Untuk mengetahui lebih lanjut berbahaya atau tidaknya, silakan cepat memeriksakan diri ke dokter.

Dokter akan memeriksa apakah ditemukan gejala-gejala lainnya seperti letih, lesu, lemah, dan lainnya. Diperiksa juga apakah sebelumnya memiliki riwayat infeksi seperti malaria dan lain sebagainya ataupun ada riwayat keluarga serta penyakit lainnya yang bisa saja menyebabkan hal tersebut.

Pemeriksaan fisik pun dilakukan. Jika air seni memang benar-benar berwarna hitam, dokter akan melakukan pemeriksaan berupa urinalisis (memeriksa air kencing di lab) dan pemeriksaan sejenis lainnya yang dibutuhkan berdasarkan pemeriksaan untuk memastikan penyebab yang sebenarnya.

Ini Dia Warna Urin yang Sehat!

Ini Dia Warna Urin yang Sehat
Ini Dia Warna Urin yang Sehat | Foto : www.theguardian(com)

Seperti apakah warna urin yang sehat? Urin warna bening atau agak sedikit kekuningan menandakan seseorang cukup cairan atau tubuh terhidrasi dengan baik.

Air kencing yang bening menginformasikan bahwa asupan air putih dalam tubuh cukup, tetapi bisa jadi berlebihan. Ya, dalam sejumlah kasus, memang air kencing yang bening bisa mengindakasikan seseorang terlalu banyak minum sehingga berpeluang mengalami keracunan.

Terlalu banyak minum secara berlebihan tidak bagus untuk kesehatan, lho, karena artinya ada unsur pemaksaan kinerja ginjal, sehingga bisa mengganggu kekentalan darah.

Minum berlebihan lebih dari yang dibutuhkan tubuh atau disebut dengan over-hidrasi ini bisa membahayakan tubuh.

Walaupun tak akan menyebabkan masalah kesehatan yang parah, sangat disarankan kita tak memaksakan untuk minum air putih melebihi kebutuhan tubuh.

Bagaimana dengan warna urin yang kekuningan? Air seni yang kekuningan mengartikan bahwa sisa-sisa metabolisme serta toksin telah hilang terbuang dari dalam urin. Inilah kondisi air kencing yang normal.

Jangan sepelekan warna air kencing yang selalu Anda keluarkan setiap hari. Jika ingin warna urin Anda normal dan sehat, pastikan rutin minum air putih secukupnya minimal 8 gelas per hari dan hindari makanan, minuman, maupun obat-obatan berbahaya.

Baca Juga Nih: Ledakan di Mulut, Efek Samping Rokok Elektrik yang Paling Mengerikan?