Ilustrasi Pembunuhan
Sadis memang apa yang di lakukan pemuda ini. Bagaimana tidak, tersangka berusia 25 tahun ini tertangkap usai memenggal nenek renta berusia 82 tahun. Kejadian ini terjadi di sebuah halaman rumah yang ada di London utara.

Kini tersangka telah di amankan pihak kepolisian setempat dan mendapat perawatan karena sedikit terluka akibat perlawaanan saat di amankan. Laporan sementara yang di terima pihak kepolisian menyebutkan nenek renta ini tewas setelah dipenggal. Namun, polisi terus berupa memperoleh informasi mendalam terkait peristiwa yang sebenarnya.

Dilaporkan media setempat kalau ada juga polisi yang luka patah pergelangan tangan saat penggerebekan di wilayah Edmonton. Laporan bermula dari informasi warga yang menyaksikan seseorang dengan pisau yang di duga telah menganiaya binatang.

Di tempat kejadian perkara Inspektur Polisi John Sandlin menjelaskan bahwa terlalu dini untuk menduga-duga motif serangan ini. Namun, menurutnya serangan ini tidak ada kaitanya dengan terorisme.

Ditempat lain terdapat kejelasan secara resmi bahwa BBC telah mengedit sebagian episode The Doctor Who. Lebih rinci adegan yang di hapus adalah terkait adegan pemenggalan dua wartawan AS.

Penghapusan adegan pemenggalan seorang tokoh ini di tayangkan pada haru Sabtu, 6 September 2014 dengan tagline, ‘peristiwa mutakhir.’ Bagian yang diperbaiki itu adalah bagian di mana Robin Hood dan Sheriff Nottingham sedang berkelahi.

Seperti yang sudah di ketahui bahwa kelompok ISIS telah membunuh dua wartawan Amerika Serikat dengan cara yang sadis dengan cara di penggal. Pemenggalan James Foley dan Steven Sotloff itu di rekam dalam format video dan di siarkan.

Dalam video terakhir yang menunjukkan pembantaian Steven Sotloff oleh extrimis Daulah Islamiyah juga mengancam akan membunuh sandera lain. Calon korban berkewarganegaraan Inggris ini akan di eksekusi kalau Amerika Serikat tetap melakukan serangan terhadap negara Irak.

Sekuel The Doctor Who bertitel Robot of Sherwood di buat sejak bulan Februari lalu, jauh sebelum peristiwa malang menimpa dua pemburu berita yang berakhir tragis. Di akhir penjelasannya seorang juru bicara BBC mengungkapkan bahwa penyuntingan itu di lakukan secara sengaja sebagai bentuk rasa hormat terhadap para korban.