Menggunakan Toilet Umum di India Gratis Plus Dibayar
Menggunakan Toilet Umum di India Gratis Plus Dibayar | Foto : www.scoopwhoop(com)

Mana ada yang gratis di Indonesia, menggunakan fasilitas toilet umum saja harus bayar, apalagi fasilitas lainnya! Apakah sama peraturannya dengan negara lain? Sudah hal yang umum jika kita menggunakan fasilitas umum, seperti toilet misalnya, haruslah membayar setelah menggunakannya. Bagaimana dengan di India?

Jika di Indonesia pakai WC umum itu harus bayar, berbeda dengan di India yang justru kebalikannya, orang-orang India malah akan mendapat bayaran dari pemerintah setempat bila mau menggunakan WC umum.

Pakai Toilet Umum di India, Warganya Akan Dibayar Pemerintah!

Warga India Akan Dibayar Pemerintah Jika Memakai Toilet Umum
Warga India Akan Dibayar Pemerintah Jika Memakai Toilet Umum | Foto : lifeandtrendz(com)

Wah, baik banget ya negara India terhadap rakyatnya, sampai-sampai pakai toilet umum saja dibayar. Mungkin kalau digratiskan itu wajar, karena di kita pun banyak WC umum yang gratis, tetapi setelah menggunakan WC umum, terus si penggunanya malah dibayar, ini menjadi hal yang tak wajar.

Kenapa ya pemerintah India berani membayar rakyatnya yang mau menggunakan WC umum? Apakah pemerintah India tak rugi jika harus membayar warganya yang mau memakai fasilitas WC umum di sana?

Untuk Mengatasi Kebiasaan BAB Sembarangan, Pemerintah India Menjanjikan Bayaran bagi Pengguna WC Umum

Pembuatan Toilet Umum di India untuk Mengatasi Kebiasaan BAB Sembarangan
Pembuatan Toilet Umum di India untuk Mengatasi Kebiasaan BAB Sembarangan | Foto : www.avvrtti(com)

Sudah ada banyak toilet atau WC umum yang dibuat oleh pemerintah India di berbagai tempat untuk menghilangkan kebiasaan buruk masyarakatnya yang sering BAB (Buang Air Besar) sembarangan di tempat-tempat terbuka.

Kebiasan tersebut dinilai sangat tidak sehat, sebab lalat bisa dengan sangat mudahnya menyebarkan bakteri juga cacing parasit akan mencemari sumber-sumber air di India.

Siapa saja yang suka BAB sembarangan di sana? Apakah para balita dan anak-anak saja?

Mereka masyarakat kelas bawah, yang miskin terutama, yang paling sering terbiasa buang air besar sembarangan, sebab memang tak memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.

Oleh sebab itulah, pemerintah setempat di sana mulai membuat program pembangunan toilet umum untuk membantu masyarakat tak mampu dalam membuang air besar di tempat yang seharusnya.

Lalu, bagaimana reaksi dari masyarakat India? Walaupun sudah tak terhitung toilet yang dibuat, tidak banyak masyarakat India yang merespons kehadiran toilet-toilet tersebut.

Hal yang sama pun diungkapkan oleh Ketua Organisasi Pengembangan Sanitasi Gujarat yang mengatakan bahwa pihaknya sudah banyak membuat WC umum, tetapi sebagian besar masyarakat tetap tak menggunakannya untuk buang air besar ataupun buang air kecil.

Terkait dengan hal ini, ada banyak alasan kenapa mereka tak mau menggunakan toilet yang sudah sengaja dibuat oleh pemerintah di sana.

Banyak yang beralasan takut melihat makhluk halus di dalam toilet dan ada pula yang khawatir anak-anak mereka akan diculik. Anggapan-anggapan tersebut banyak keluar dari masyarakat yang tinggal di pedesaan terpencil, karena masih sangat asing melihat WC umum yang tak dijumpai di desanya.

Itu pula lah alasan pemerintah India mencoba cara baru untuk meningkatkan penggunaan WC umum berupa penawaran uang bagi pengguna toilet yang sudah dibuat pemerintah.

Adapun target utama dari program pembiasaan penggunaan toilet umum ini adalah anak-anak agar kelak di masa depan mereka terbiasa BAB di toilet, bukan di tempat-tempat terbuka seperti yang saat ini sering dijumpai.

Pemerintah India sangat menyadari bahwa pihaknya memang harus mencoba cara atau pendekatan lain untuk membiasakan warganya BAB di toilet.

Untuk itulah, pihaknya akan memberikan uang sebesar 1 rupee atau sekitar dua ratus rupiah kepada setiap anak-anak setiap harinya agar mereka mau menggunakan toilet.

Selain memberi uang, anak-anak pun akan diberikan cokelat untuk membujuknya mau menggunakan toilet.

Lalu dilihat dari kondisi yang belum banyak perubahan, bukan hal yang mustahil, program serupa pun akan diberlakukan bagi orang-orang dewasa yang sering BAB sembarangan.

Untuk Membasmi BAB Sembarangan, India Sempat Pantau Pemakaian Toilet secara Online

Seorang Wanita India Sedang Berada di Toilet Umum
Seorang Wanita India Sedang Berada di Toilet Umum | Foto : commons.wikimedia(org)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kebiasaan buruk BAB sembarangan masyarakat India adalah sebuah masalah besar, bahkan di banyak kota besar di India sekalipun.

Salah satu dari banyak penyebabnya yaitu karena banyak masyarakat di sana sebagian besar tak terbiasa memakai toilet atau kakus.

Oleh pemerintah, dibuatlah kakus umum untuk meminimalisir BAB sembarangan sebagai bagian dari program hidup bersih.

Sejak bulan Oktober 2014 lalu, India sudah membangun kakus pada 500 ribu rumah. Namun anehnya sebagian besar toilet yang dibuat di masing-masing rumah tersebut ujung-ujungnya beralih fungsi menjadi gudang, sebab penghuni rumah tetap lebih menjatuhkan pilihan buang air besar di luar ruangan, bukan di toilet.

Hal inilah yang akhirnya membuat Perdana Menteri India tergerak untuk membuat langkah baru. Pada Desember 2014 lalu, Perdana Menteri India mengumumkan program gerakan nasional untuk memantau pemakaian toilet di rumah-rumah pribadi.

Dalam hal ini, para petugas kebersihan mendatangi setiap rumah lalu memeriksa pemakaian toilet memakai ponsel, iPad, atau tablet. Adapun hasil dari pemeriksaan tersebut akan diunggah secara langsung ke internet atau secara real time.

Sebelumnya, pengecekan hanya dilakukan sampai tahap toilet selesai dibangun, tetapi sekarang pemakaian langsung dari toilet tersebut juga akan dicek dan dipastikan setelah melihat minimnya respons dari masyarakat untuk menggunakan toilet tersebut.

Toilet Umum di India untuk Memicu Perubahan Perilaku

Toilet Umum di India untuk Memicu Perubahan Perilaku
Toilet Umum di India untuk Memicu Perubahan Perilaku | Foto : europe.newsweek(com)

Masalah kebersihan dan kesehatan adalah beberapa masalah yang menjadi fokus utama pemerintahan India di masa pemerintahan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Pada agustus 2014 yang lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi menjanjikan pada 2019, setiap rumah di India sudah dilengkapi dengan toilet.

UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund) berhasil melakukan pendataan bahwa ada sekitar 594 juta orang atau sama dengan setengah populasi rakyat India yang BAB di tempat terbuka.

Kebiasaan tidak sehat sebagian rakyat India tersebut berisiko rentan terkena penyakit, salah satunya diare, sehingga dikhawatirkan pemerintah mau tak mau harus menghabiskan dana kesehatan yang sangat banyak untuk mengobati diare jika memang diare banyak diderita masyarakat di sana.

Sanitasi itu bukan hanya soal fasilitas semata, tetapi masalah pola pikir atau mindset. Oleh sebab itulah, tujuan pembangunan toilet umum di India bukan untuk dikomersilkan, tetapi untuk menstimulus perubahan perilaku tidak sehat masyarakatnya, BAB sembarangan, menjadi perilaku sehat dengan BAB di toilet.

Baca Juga Nih: Cara Menghilangkan Ketombe dengan Cepat Menggunakan Obat Bau Mulut Ini Ampuh Juga, Lho!