AKB48 dan JKT48JKT48 cuma bawa oleh-oleh sambal untuk AKB48 jika ke Jepang. JKT48 yang merupakan sister grup AKB48 memang sering pergi ke Jepang. Baik untuk ikut konser dengan AKB48 dan sister grup lain, syuting program atau sekadar jalan-jalan. Bukan hanya datang dengan tangan kosong, JKT48 selalu membawa oleh-oleh untuk dibagikan dengan teman-teman mereka di 48 grup Jepang. Tahukah Anda apa oleh-oleh yang mereka bawa? Jawabannya adalah hanya sambal terasi.

Ya, mereka membawa sambal bukan untuk dimakan sendiri seperti kebiasaan orang Indonesia yang selalu ingin makan dengan sambal. Namun mereka membawanya untuk dibagikan kepada AKB48. Meski pun kepedasan tapi banyak diantara mereka yang ketagihan.

Orang-orang Jepang kebanyakan memang tidak tahan dengan rasa pedas sehingga jika makan makanan yang pedas sedikit mereka akan langsung heboh. Seperti kata Kinal, di sana itu sambal jadi sesuatu yang sangat ‘wah”. Oleh karena mereka tidak suka pedas, tapi nyatanya setelah mencoba banyak yang bilang enak.
Bukan hanya sambal terasi, JKT48 juga suka membawakan sambal botolan, dan sambal lainnya. Lalu ada juga makanan ringan khas Indonesia seperti keripik, kue lebaran, abon, dannrendang. Member AKB48 berkata bahwa di Indonesia sangat menyenangkan karena jika sedang lebaran ada banyak kue.

Hal yang dilakukan oleh member JKT48 memang sangat sederhana, hanya membawa sambal dan oleh-oleh khas Indonesia lainnya namun tentu akan banyak dampaknya. Seperti mempererat hubungan Indonesia dan Jepang, bahkan bisa menjadi langkah membawa wisatawan Jepang datang ke Indonesia. Seperti prestasi mereka baru-baru ini, yaitu dijadikan duta Enjoy Jakarta. Dengan membawa oleh-oleh yang menarik bagi orang Jepang, minat mereka terhadap Jakarta juga Indonesia akan lebih besar. Itu bisa menjadi salah satu sarana promosi mereka sebagai duta.

JKT48 sudah sering tampil konser di sana sehingga sudah dikenal oleh fans dari AKB48 dan sister grup di Jepang yang jumlahnya mungkin hingga ratusan ribu orang. Semakin banyak JKT48 membawa hal yang menarik semakin banyak ketertarikan mereka untuk lebih mengenal Indonesia.