orang tua cenderung memberi makanan yang tak sehatOrang tua ingin anaknya senang, dan sayangnya orang tua cenderung memberi makanan yang tak sehat untuk anaknya. Hal tersebut seharusnya dapat dihindari karena permasalahan anak-anak dan makanan yang dikonsumsi akan berpengaruh pada kesehatannya. Beberapa masalah yang dihadapi anak-anak dengan makanan yang tak sehat antara lain:

  • Kegemukan pada anak
  • Banyak anak yang tidak makan buah dan sayuran yang cukup
  • Kebiasaaan sejak kecil akan dibawa sampai tua.

Permasalahan tersebut tentunya harus mendapat perhatian dari orang tua. Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, anak usia 2-18 tahun mendapatkan paling banya kalori dari dua jenis makanan yaitu:

  • Susu
  • Kue/roti/pie/cookies/pastry

Selain itu anak-anak juga mendapatkan karbohidrat dari minuman ringan yang sering minum. Anak-anak terutama di barat mendapatkan banyak lemak dari keju dan juga makanan ringan yang mereka konsumsi. Mengajari anak untuk memakan makanan yang baik merupakan hal yang serius.

Banyak ahli percaya anak-anak Amerika cenderung makan-makanan yang tidak sehat karena orang tua mereka tidak tahu banyak tentang nutrisi. Bagaimana dengan di Indonesia? Anak-anak Indonesia memang tidak terlalu bermasalah dengan makanan berlemak seperti keju, biasanya lebih pada makanan yang manis-manis serta makanan ringan yang kurang sehat.

Pengetahuan orang tua terhadap nutrisi memang tidak merata, tapi orang tua yang mengerti tentang kesehatan kadang tidak menerapkannya pada anak-anaknya. Mereka mengetahui bahwa cupcakes tidak lebih sehat daripada wortel, namun mereka tetap memberikan cupcakes ketimbang wortel. Orang tua kadang berpikir terlalu sederhana karena beberapa alasan berikut ini:

  1. Orang tua tidak percaya bahwa anak-anak mereka akan menyukai makanan sehat
  2. Beranggapan bahwa makanan anak-anak memang berupa permen, kue, cookies, dan sejenisnya.
  3. Orang tua senang membuat anak-anaknya bahagia (dengan cara instan)
  4. Orang tua ingin anak-anaknya makan tanpa harus berdebat karena rasanya tidak enak
  5. Orang tua tidak ingin membuang makanan yang tidak disentuh oleh anak-anakanya.
  6. Orang tua telah mencoba untuk mengajarkan makan buah dan sayuran namun akhirnya mereka kelelahan mengajarkannya.
  7. Orang tua tidak berpikir bahwa makanan yang anaknya makan tidak sehat, misalnya pikiran bahwa setidaknya nugget mengandung protein.
  8. Orang tua tidak ingin anaknya menjadi lapar.

Menjadi orang tua memang tak mudah, apalagi menjadi orang tua yang menerapkan pola hidup sehat. Orang tua cenderung memberi makanan yang tak sehat pada anaknya karena beberapa hal di atas, tapi hal tersebut tentu saja tetap tak baik. Jika benar-benar menyayangi anak maka seharusnya orang tua juga menyadari bahwa pola makan yang sehat akan membantu membentuk pola hidup sehat sampai nanti mereka beranjak dewasa.