Persaingan Kian Ketat, Samsung akan Dirikan Pabrik Chip Baru

Saat ini persaingan teknologi, terlebih dengan smartphone kian ketatnya. Beberapa merek raksasa dengan berbagai produk unggulannya kian menonjolkan keunggulannya. Selain itu, banyak juga produk-produk yang tidak mau kalah dari daratan Tiongkok yang tentunya memberikan banyak keunggulan, terutama dari segi harga yang murah.

Salah satu merek besar yang fokus ke smartphone ialah Samsung. Perusahaan yang berbasis di Korea Selatan ini sudah banyak mengeluarkan produk unggulannya di bidang tersebut. Bahkan mereka juga mengelurkan berbagai produk berteknologi canggih lainnya untuk banyak sektor.

Persaingan tersebut dirasakan betul oleh Samsung. Untuk tetap bertahan dalam persaingan, terutama di sektor smartphone, Samsung berencana untuk membangun pabrik yang baru. Namun pabrik tersebut akan difokuskan kepada pembuatan chip yang berteknologi canggih.

Mengutip dari laman The Wall Street Journal, Samsung Electronics Co akan mengeluarkan sejumlah dana untuk berinvestasi, yakni sebesar 15,6 triliun won atau setara dengan Rp 178 triliun. Dana investasi tersebut akan dipakainya untuk membangun pabrik baru tersebut yang rencananya berlokasi di Pyeongtaek, kita yang ada di sebelah selatan Seoul.

Persaingan Kian Ketat, Samsung akan Dirikan Pabrik Chip Baru

Kebanyakan smartphone kini memakai logic chip yang dapat dikatakan sebagai otaknya ponsel pintar tersebut. Untuk itulah, tujuan Samsung mendirikan pabrik baru adalah untuk bersaing dalam membuat logic chip tersebut. Saat ini saingan Samsung dalam hal chip adalah Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC). Keduanya diyakini akan bersaing ketat dalam hal pembuatan chip ini karena akan memasok untuk iPhone keluaran Apple Inc.

“Investasi ini akan sangat memengaruhi bentuk bisnis semikonduktor Samsung di masa depan,” imbuh Kwon Oh-hyun yang menjabat sebagai wakil komisaris.

Pada kuartal III di tahun 2013, Samsung memperoleh laba sekitar 10,2 triliun. Dalam sepertiganya berasal dari chip, televisi, dan juga dengan peralatan rumah tangga lainnya.

Tidak heran jika Samsung mendapatkan laba yang demikian besarnya. Hal itu dikarenakan Samsung tidak mempermasalahkan dana yang akan dijadikan sebagai investasi, terutama untuk urusan chip. Kemampuan belanja Samsung yang besar membuat mereka sedikit di depan dibanding para pesaingnya. Bahkan mereka juga mempunyai dana simpanan yang mencapai $60 miliar!

Adapun untuk proses pembangunan pabrik baru tersebut rencananya akan dimulai pada 2015. Dengan begitu, diharapkan pada 2017 sudah mulai bisa beroperasi. Kita tunggu saja kemunculan pabrik chip tersebut dan kita tunggu terobosan baru apa lagi yang akan dihadirkan oleh Samsung.