Pesta Rakyat Jokowi
www.tempo.com

Terkait acara pesta rakyat Jokowi yang akan digelar relawan Jokowi-JK pada hari pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang, Pemprov DKI mengijinkan dilaksanakannya acara tersebut asalkan tidak membuat rusak dan kotor. Pemprov DKI juga berharap pesta rakyat ini bisa menjadi contoh awal dalam menerapkan Revolusi Mental.

Cara untuk menerapkan Revolusi Mental ini bisa dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak taman.

Silakan pesta, asal jangan merusak taman dan membuang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama melakukan tindakan nyata bagi program revolusi mental yang ingin dijalankan Pak Jokowi,” ujar Nandar Sunandar, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, di Balaikota Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Oleh karena itu, Nandar Sunandar sangat mengharapkan koordinator serta para relawan dalam acara ini bias menyampaikan hal ini kepada warga yang akan hadir dalam acara tersebut.

Saya minta jaminan sekaligus mengimbau kepada relawan dan koordinator untuk membantu agar kebersihan kawasan Monas bisa tetap terjaga,” ujar Nandar.

Dalam acara pesta rakyat Jokowi ini, Pemprov DKI tidak akan ikut terlibat. Penyelenggaranya sendiri adalah para relawan dari Jokowi-JK. Meskipun demikian, Nandar menyatakan bahwa instansinya akan mengerahkan ribuan petugas kebersihan dalam acara tersebut.

Kita terjunkan petugas kebersihan selama acara berlangsung. Sementara untuk menjaga ketertiban umum akan dikerahkan pula petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja,” jelas Nandar.

Sejalan dengan Nandar, masyarakat juga berpendapat serupa. Wahyu, admin Plaza Mandiri mengatakan bahwa sebagai warga Jakarta, ia tidak keberatan atas digelarnya acara tersebut. Hanya saja, ia mengharapkan acara tersebut bisa berlangsung tertib.

Kami hari Senin masih kerja jadi saling kerja samanya saja,” kata Wahyu.

Wahyu juga menuturkan, jika acara tersebut tertib dan berjalan lancar, semuanya pasti akan merasa aman, nyaman, dan senang. Oleh karena itu, ketertiban acara ini harus terus dijaga sampai acara tersebut selesai. Selain itu, massa juga diharapkan tidak merusak taman dan membuatkotor.

Jokowi dan Jusuf Kalla akan dilantik menjadi presiden dan wakil presiden tanggal 20 Oktober 2014 mendatang di gedung DPR/MPR. Setelah proses pelantikan selesai, pasangan presiden dan wakil presiden ini akan diarak mulai dari Bundaran HI sampai Istana Merdeka.