Pep Guardiola
Pep Guardiola merasa yakin kalau tidak akan ada anak asuhnya yang akan pindah ke Manchester United. Pasalnya menurut sang pelatih Bayern Munchen saat ini manajeman Setan Merah tidak akan punya cukup dana untuk belanja pemain pasca ditutupnya bursa transfer beberapa waktu lalu.

Seperti yang telah di ketahui pada tahun 2014 ini klub Setan Merah telah merogoh kocek sedikitnya 150 juta uero untuk mendatangkan Angel Di Maria dan kawan-kawan. Pengeluaran itu juga menjadi sejarah persepakbolaan dunia karena tahun ini MU di tahbiskan sebagai klub paling royal dalam hal belanja pemain.

Pernyataan tersebut terlontar sesaat sebelum pertandingan antara Bayern Munchen dengan Manchester City yang tak lain adalah klub satu kota dengan MU. Menurut pelatih berusia 43 tahun belanja MU yang tergolong besar-besaran ini sebagai strategi untuk mengembalikan kejayaan klub.

Musim ini MU miskin prestasi atau bisa dibilang tidak ada prestasi yang pantas dibanggakan usai di tinggal Sir Alex Ferguson.
Menurut Pep selain factor keuangan yang dapat membuat seorang pemain pindah atau tidak adalah pemain itu sendiri.

Kalau pemainnya ada yang ingin pindah maka mereka akan pindah. Tapi kalau pemain tidak ingin pindah maka akan tetap di klub karena semua anak didiknya merasa senang dan bergembira saat bermain bersama. Hal ini sekaligus untuk menjawab keraguan public setelah ada isu anak asuhnya ada yang dilirik The Red Devils.

Sebelumnya tidak ada yang menyangka kalau MU yang selalu bercokol dan aktif dalam kompetisi Liga Champions tapi musim ini tidak turut ambil bagian.

Berbeda dengan Setan Merah yang butuh duit banyak, justru Bayern Munchen malah menjual beberapa pemain potensialnya. Penjualan pemain tengah ini karena kebetulan beberapa waktu lalu Guardiola mempunyai delapan pemain yang sama hebatnya.

Pada jendela transfer lalu pelatih asal Catalan ini telah menjual Toni Kroos ke Real Madrid dan Mario Mandzukic ke Atletico Madrid. Saat ini pelatih berkepala plontos ini sangat puas dengan kinerja dan permainan yang di tampilkan Ribery dan kawan-kawan.