permainan-gasing

Siapa yang tak kenal dengan permainan gasing? Ya, permainan gasing dahulu pernah sangat populer kini semakin sedikit peminatnya. Permainan yang mengandalkan keliheian tangan ini, sangat disukai anak-anak hingga orang dewasa pada massanya. Gasing atau gangsing tradisional Indonesia terbuat dari kayu yang diukir dan dibentuk secara manual.

Permainan gasing merupakan permainan tradisional Indonesia yang tertua di seluruh nusantara. Bahkan telah ditemukan di berbagai situs arkeologi dan bentuknya masih utuh. Selain bisa dimainkan, gasing juga bisa digunakan sebagai media ramalan nasib.

Bentuk dan nama permainan ini berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang berbentuk lonjong, kerucut, silinder, dan ada pula yang berbentuk seperti piring terbang.

Di Jawa Barat dan Jakarta permainan gasing disebut dengan gangsing atau panggal. Sedangkan masyarakat Lampung menyebutnya pukang. Orang Jawa Timur menyebut gasing dengan kekehan, dan warga Kalimantan Timur menyebut permainan gasing ini dengan begasing.

Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin modern, masyarakat Indonesia perlahan-lahan telah melupakan permainan ini. Bahkan anak-anak Indonesia lebih hapal permainan modern yang tersedia di dalam gadget mereka dibandingkan permainan gasing ini.

Permainan Gasing Hampir Punah

permainan-gasing-bangka

Tokoh masyarakat Muntok, Kabupaten Bangka Barat, merasa khawatir dengan permainan gasing. Beliau mengkhawatirkan akan kepunahan salah satu permainan tradisional Indonesia ini. Karena, minimnya perhatian pemerintah setempat dalam melestarikan budaya warisan leluhur tersebut.

“Awal mula permainan ini meredup adalah di tahun 1990 silam. Kami merasa khawatir jika ini dibiarkan permainan gasing akan punah di negeri asalnya sendiri,” Jelas pegiat budaya Bangka Barat, Sofyan Sahaba.

Sejak tahun 2003 Sofyan dan kawan-kawan para pecinta permainan gasing telah berusaha mempopulerkan kembali permainan tradisional ini. Ia sempat menggelar beberapa event besar seperti, festival, workshop, serta lomba untuk mengenalkan kembali warisan budaya ini.

Saat ini Sofyan menjadi Pengurus Cabang Persatuan Gasing Seluruh Indonesia di Kabupaten Bangka Barat. Para pecinta permainan gasing selalu mengikuti perlombaan serta festival gasing tingkat nasional dan internasional.

“Beberapa tahun kebelakang kami aktif mengikuti festival gasing baik di dalam maupun luar daerah. Saat itu pemerintah masih memberikan dukungan dan perhatiannya terhadap permainan ini. Bahkan tak jarang pemerintah juga ikut andil dalam festival tersebut,” kata Sofyan.

Selain minimmya perhatian dari pemerintah, permainan gasing ini juga tergerus oleh permainan-permainan modern. Untuk membangkitkan kembali permainan ini, menurut Sofyan pemerintah juga harus ikut serta menjaga dan mengelola kelestarian budaya, pendidikan, dan olahraga.

Permaianan gasing ini juga termasuk ke dalam salah satu olahraga lho. Karena, telah memiliki buku panduan dan aturannya sendiri dalam memainkannya. Buku teresbut sudah diakui di seluruh Indonesia dan tak jarang menjadi panutan bagi Negara asing.

gasing-blembang-tanjungpinang
Permainan Gasing Belembengan dari Tanjungpinang disparbud.tanjungpinangkota.go(id)
gasing-jantung-babel
Permainan Gasing Jantung dari Bangka Belitung kampoengdolanannusantara(com)

Ada dua jenis gasing yang sudah diakui untuk dimainkan dalam pertandingan tingkat nasional di seluruh Nusantara, yaitu jenis gasing belembang dari Tanjungpinang, dan gasing jantung berasal dari Bangka Belitung.

Sofyan dan para pecinta permainan gasing mengharapkan bahwa pemerintah dapat ikut serta mempopulerkan kembali permainan ini. Dengan mengadakan beberapa festival atau lomba gasing, dimulai dari tingkat desa hingga nantinya tingkat nasional.

Permainan ini juga bisa dikenalkan pada anak-anak melalui pelajaran sekolah, di mulai taman kanak-kanak hingga tingkat sekolah menengah atas. Hal ini juga dapat menjadi sarana anak-anak untuk mengenal warisan budayanya sendiri dan mengetahui beragam permainan tradisional Indonesia.

Tahun 2015 ini, Persatuan Gasing Seluruh Indonesia berencana akan membuat kegiatan pemecahan Rekor Muri dengan memainkan 1.000 gasing pada bulan September mendatang. Kegiatan ini dileselenggarakan utnuk mengangkat kembali permainan gasing.

Sebagai generasi muda mari kita dukung kegiatan tersebut untuk melestarikan warisan budaya kita sendiri. Yuk kita sama-sama mulai memainkan kembali permainan tradisional Indonesia, salah satunya permainan gasing!