Siapakah Wanita Cantik di Balik Kemudi Pesawat Tempur Ini

Kecantikan seorang wanita memang bisa membuat hidup menjadi lebih relaks. Jika melihat sejumlah aksi yang menegangkan, seketika akan terhibur oleh sisipan kehadiran wanita cantik di sekitarnya. Setelah berbulan-bulan ke belakang dihiasi dengan kecantikan Briptu Eka Frestya dan yang terbaru dari petugas Satpol PP Nurul Habibah, kini muncul sosok wanita cantik lainnya.

Mariam Hassan Salem al-Mansouri, merupakan seorang pilot pesawat tempur wanita pertama yang dimiliki oleh Uni Emirat Arab. Al-Mansouri menjabat sebagai seorang komandan untuk pesawat tempur F-16 Falcon dengan mesin tunggal.

Al-Mansouri sendiri sudah terjun ke dalam dunia penerbangan tempur pada 2007. Kala itu pemerintah Uni Emirat Arab membuka pendaftaran untuk pilot wanita ke dalam Angkatan Udara tersebut. Al-Mansouri tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Bahkan profesinya itu mendapat dukungan yang sangat besar dari keluarganya, sahabat, dan juga rekan-rekannya. Sebuah kerhormatan yang sangat besar bisa membela negara dan melindunginya dari udara. Itulah yang menjadi landasan Al-Mansouri dalam mengemban tugas berbahaya ini.

Namun jauh sebelum pengangkatan itu, Al-Mansouri pernah bekerja sebagai General Command. Hal itu dikarenakan waktu yang diperlukan untuk menjadi seorang pilot wanita pertama itu membutuhkan kesabaran.

Keberadaan pilot cantik ini terungkap kala Uni Emirat Arab akan melakukan serangan dalam menumpas gerakan ISIS. Serangan yang dipimpinnya itu bekerja sama dengan sejumlah negara, seperti Yordania, Bahrain, Arab Saudi, dan Qatar.

Bahkan menurutnya bersanding dengan pria dalam profesi pilot pesawat tempur ini tidaklah menjadi batu sandungan. Al-Mansouri tetap konsisten dan teguh dengan pekerjaannya ini. Meskipun ini sangat rentan dengan risiko.

“Saya hanya ingin fokus dan bersaing dengan diri saya sendiri,” ungkapnya seperti yang dikutip dari The National.

Al-Mansouri ialah seorang wanita yang lahir di Abu Dhabi. Pernah mendapatkan gelar BA dalam pendidikannya di Sastra Inggris.

Dengan kehadiran Briptu Eka Frestya, Nurul Habibah, dan Mariam Hassan Salem al-Mansouri, sesungguhnya ini bisa menjadikan motivasi berlipat bagi wanita. Meskipun profesi yang mereka jalani identik dengan pria, namun mereka tetap teguh dan konsisten. Dengan begitu, itu akan mengalahkan semua rasa takut dan kurang percaya diri dalam menjalani profesi yang dicintainya.

Berminat mengikuti jejak mereka?