pangeran andrew
sumber: abcnews(com)

Istana Buckingham telah menyangkal pernyataan yang dibuat seorang perempuan tentang skandal seksual yang melibatkan Pangeran Andrew. Pangeran Andrew dituduh telah melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita yang saat itu masih berumur belasan tahun, atau di bawah umur.

Tuduhan terhadap Andrew, the Duke of York, dikuatkan dengan gugatan pada pengadilan Florida terhadap seorang ahli keuangan Jeffrey Epstein. Dalam gugatan tersebut, perempuan yang disebutkan sebagai Jane Doe 3, mengatakan Epstein menggunakannya dan beberapa gadis di bawah umur lainnya sebagai budak seks. Dia juga menyatakan bahwa ia masih di bawah umur saat Epstein memaksanya melakukan hubungan seksual dengan Pangeran Andrew antara tahun 1999 dan 2002.

Pihak istana kemudian menyangkal hal tersebut, apalagi gugatan tersebut diproses di Amerika Serikat yang bukan merupakan tempat Pangeran Andrew. Mereka juga menolak menjelaskan hal tersebut secara detail, tapi mereka dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan skandal seksual yang dilakukan Pangeran Andrew terhadap anak di bawah umur adalah hal yang tidak benar.

The Duke of York sebenarnya memang memiliki hubungan dekat dengan Epstein yang mendapatkan banyak tuduhan berhubungan seksual dengan gadis di bawah umur yang pada tahun 2008 dinyatakan bersalah dan harus mendekam di penjara selama 13 bulan. Epstein dan Andrew terlihat berjalan bersama setelah Epstein dibebaskan.

Pangeran Andrew memiliki peran dalam perdagangan Inggris. Ia mempromosikan bisnis Inggris ke luar negeri, tapi harus menyerah pada tahun 2011 akibat kedekatannya dengan Epstein.

Hubungan persahabatannya dengan Jeffrey Epstein menyebabkan banyak kontroversi selama bertahun-tahun tapi kali ini menjadi lebih besar karena adanya tuduhan tersebut. Fakta bahwa pihak kerajaan segera memberikan pernyataan menunjukkan bahwa mereka ingin agar ini segera berakhir.

Skandal yang melibatkan orang-orang penting memang bukan kali ini saja. Tapi seharusnya jika memang bersalah maka semua orang harus dengan jantan menghadapinya. Sayangnya hukum di berbagai negara masih sering tak bisa berbuat adil. Tuduhan yang dilontarkan bisa jadi salah, namun sebaiknya pengadilan tetap melakukan pemeriksaan atau investigasi yang serius tentang siapa yang benar-benar salah.