Presiden Jokowi Resmi Melantik Tiga Pelaksana Tugas Pimpinan KPK
antaranews(com)

Hari ini, Jumat (20/2/2015) Presiden Jokowi resmi melantik tiga pelaksana tugas pimpinan KPK (Korupsi Pemberantasan Korupsi). Mereka dilantik pukul 08.00 pagi tadi di Istana Negara, Jakarta. Tiga pelaksana tugas (plt) tersebut antara lain Johan Budi Sapto Pribowo, Taufiequrahman Ruki, dan Indriyanto Seno Aji. Ketiganya tiba di Istana Negara sekitar pukul 07.15 WIB.

Ketiganya diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua dan anggota KPK sementara. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 14-16 P Tahun 2015. Dalam pelantikan tersebut, Ruki dipercaya sebagai Ketua KPK, sementara Johan Budi dan Indriyanto masing-masing sebagai Wakil Ketua KPK.

Rabu (18/2/2015) lalu, Presiden Jokowi telah membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan dan menggantinya dengan Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti. Beliau juga menonaktifkan Ketua KPK Abraham Samad dam Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto karena keduanya terseret kasus hukum.

Abraham Samad menjadi tersangka di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, sementara Bambang Widjajanto menjadi tersangka di Bareskrim Markas Besar Polri. Untuk mengganti Abraham Samad, Presiden Jokowi menunjuk mantan Ketua KPK Taufiequrahman Ruki. Presiden juga menunjuk Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi dan pengacara mantan staf ahli Kapolri, Indriyanto Seno Aji untuk menjadi Wakil Ketua KPK.

Taufiequrahman Ruki merupakan pension polisi dengan pangkat jenderal bintang dua. Ia memimpin KPK tahun 2003 sampai 2007. Sementara Indriyanto sehari-hari memiliki profesi sebagai pengacara. Bank Century dan Keluarga Cendana merupakan dua klien terbesarnya.

Ruki, Johan, dan Indriyanto akan memimpin KPK dengan dua komisioner KPK lain yaitu Adnan Pandu Praja dan Zulkarnaen sampai Desember 2015 mendatang atau hingga tiba masa pemilihan komisioner KPK yang baru.

Pelantikan tiga pimpinan KPK tersebut dihairi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, menteri-menter Kabinet Kerja, Jaksa Agung, Ketua DPD, Ketua DPR, Wakil Ketua Mahkamah Agung, Perwakilan TNI, serta Wakapolri Badrodin Haiti.

Berbeda dengan Ruki dan Indriyanto, Johan dilantik tanpa didampingi istri maupun anaknya. Johan mengatakan mengapa ia tidak didampingi istri maupun anaknya lantaran aktivitas masing-masing. Istrinya harus kerja, sementara anak-anaknya sekolah.