realmadridnews[.com]
realmadridnews[.com]
Real Madrid tengah berpikir membeli kembali Alvaro Morata  Si Anak Hilang dari  Juventus. Pasalnya belakangan ini performa El Real tidak dalam kondisi baik.  Setelah pada laga akhir pekan kemarin dipecundangi Atletico Madrid dalam derby dengan skor masih 4-0.

Kekalahan tanpa balas ini membuat Presiden Real Madrid cemas. Petinggi El Real ternyata menyesal melepaskan Si Anak Hilang ke Juventus. Meski demikian  Real Madrid masih punya hak untuk membeli kembali  Morata, sebagaimana yang tertera dalam klausul kontrak dengan Juventus. Namun harga belinya jauh lebih mahal yakni 30 juta Euro atau setara Rp 471 miliar. Padahal sebelumnya Juventus  membeli pemain muda berusia 21 tahun ini seharga 22 juta Euro.

Sementara Morata sendiri telah mengikat kontrak kerja bersama tim barunya selama lima tahun. Real Madrid boleh mengambil Morata tapi dua tahun lagi.

Namun ternyata pihak petinggi Los Blancos tidak sabar menunggu dua tahun guna mendapatkan kembali Si Anak Hilang ini. Seiring prestasi cemerlang sejak bergabung dengan Juventus.  Selama mengenekan jersey zebra, Morata beberapa kali menciptakan goal, dan assist untuk pemain lain.

Tapi sayangnya petinggi El Real harus gigit jari, pasalnya menurut penjelasan  Juanma Lopez agen Morata, bahwa kliennya belum ingin kembali ke La Liga. Dia sedang menemukan permainan terbaiknya bersama klub barunya.

Kini Morata sedang fokus bermain bagus bersama Juventus.  Dia berhasrat mengamankan jalan “La Vecchia Signora menuju gelar scudetto musim ini, dan kompetisi Liga Champions.

Alvaro Morata tampil memikat bersama Juventus ketika menghadapi AC Milan (08/02)  pada pekan 22. Di mana penyerang muda ini berhasil menciptakan satu goal, dan assist. Sehingga Juve berhasil menumbangkan Il Rossoneri dengan skor  3 – 1. Selama membela Juventus, Morata telah mengoleksi tujuh goal dari 25 pertandingan.

Sebelumnya Morata pernah bermain bersama Real Madrid dari tahun 2008 sampai 2014. Namun karena persaingan disektor depan sangat ketat, pemain kelahiran  1992 ini lebih banyak duduk di bangku cadangan.