AFP
AFP

Fiorentina memastikan menggenggam nilai maksimalnya, setelah mempermalukan tim tamunya AC Milan dengan skor 2 – 1.  Laga Fiorentina vs AC Milan dihelat di Artemio Franchi Stadium pada Selesa dini hari tadi (17/03).

Meski AC Milan selaku tim tamu sempat membuka keunggulan dengan goal Mattia Destro pada menit   , tapi pasukan Il Rossoneri ini tak mampu membendung serangan balasan dari tim tuan rumah.  Dua goal La Viola hasil kontribusi dari Gonzalo Rodriguez dan Joaquin.

Kemenangan La Viola membuat peluang meraih satu tiket  kompetisi Liga Champions semakin terbuka. Pasukan besutan Vicenzo Montella ini meraih 45 point dan  tetap menduduki peringkat ke lima klasemen Serie A.

Sementara AC Milan harus mengakui kehebatan Fiorentina, dan akibat dari kekalahan ini  il Rossoneri terpaku di peringkat ke sepuluh hanya puas mengemas angka 35 point saja.  Selain itu tim besutan Filippo Inzhagi ini terancam tidak bisa menikmati Liga Eropa musim mendatang.

Pada laga away ini pemain AC Milan mengenakan jersey berwarna kuning, diluar kelaziman. Jersey tandang spesial ini ternyata bermakna penghormatan terhadap beberapa pemain dari Brazil yang pernah membela Milan.

Meski  demikian tak ada pengaruh berarti dengan seragam barunya, La Viola langsung lancarkan pressure sejak menit awal  babak pertama.  Penjaga gawang Milan Diego Lopez sempat dibuat kereptan dengan tendangan melengkung Josip Ilicic yang nyaris berujung goal, jika tidak membentur mistar gawang.

AC Milan mencoba membalas serangan tim tuan rumah melalui upaya serangan balik yang dibangun apik oleh Antonelli dan Van Ginkel.  Kemudian dituntaskan oleh Keisuke Honda dengan tendangan kerasnya, tapi bola bisa diblok kiper Neto. Hingga akhir babak pertama kedua tim terus jual beli serangan, tapi tak ada goal yang tercipta di kedua kubu.

Setelah jeda turun minum,  pasukan arahan Filippo Inzaghi sempat membuat tribun Artemio Franchi terhenyak sesaat dengan goal cepat Mattia Destro pada menit ke 56.  Berawal dari tendangan mendatar Giacomo Boaventur yang dibelokan Distro sehingga kiper Neto terkecoh.  Kedudukan pun berubah 0 – 1 untuk tim tuan rumah.

Sementara di kubu La Viola kurang sigap mengantisipasi peningkatan tekanan tim tamu pasca kecolongan satu goal. Keisuke Honda nyaris menggandakan kedudukan tapi dia telat menerima umpan silang di depan gawang, Fiorentina.

Baru pada menit ke 82  Gonzalo Rodriguez  sukses menyamakan kedudukan melalui setelah mengonversi assist dari  Joaquin.   Hasil seri 1- 1 membuat kedua tim meningkatkan intensitas serangan. Namun selang sepuluh  lima menit kemudian giliran Joaquin membalikan keadaan dengan sebuah tandukan keras yang berujung goal, di gawang  Diego Lopez.   Akhirnya kedudukan 2 – 1 bertahan hingga pertandangan selesai.