bleacherreport.[com]
bleacherreport.[com]
Jerman menunjukan keperkasaan atas Georgia pada pertandingan ke lima Grup D, babak kwalikasi Euro 2016. Laga yang digelar di Stadion  Boris Paichadzis Erovnuli, Georgia, pada Minggu malam berlangsung cukup seru. Pasukan Joachim Loew, ternyata belum sepenuhnya solid, mereka harus bekerja keras mengalahkan tim tamu, dan hanya puas mengoleksi dua goal.

Marco Reus dan Thomas Muller menjadi penentu kemenangan tim Jerman masih-masing menyarangkan satu goal. Sementara tim tuan rumah selama pertandingan tak mampu membalas kekalahan.   Kemenangan ini membuat posisi Die Panzer naik ke peringkat pertama Grup D, menggeser Polandia.

Unggul segalanya atas tim tuan rumah, termasuk dari segi materi.  Jerman langsung menunjukan kwalitas permainan terbaiknya selepas kick off. Sebaliknya tim tuan justru dirundung sial karena kehilangan defender tangguhnya  Alexander Amisulashvili akibat cidera.  Sialnya pengganti Amisulashivili justru bukan spesialis penghuni lini belakang. Akibatnya menimbulkan celah kelemahan di jantung pertahanan lawan.

Mesut Ozil  diplot sebagai starter  serangan, bekerja dengan baik. Tekanan  tim tamu silih berganti dilancarkan oleh Marco Reus, Thomas Mueller, dan Ozil, membuat kiper tim tuan rumah berjuang keras menyelamatkan gawangnya.

Namun hingga 25 menit laga berjalan , ujung tombak Jerman masih kesulitan menembus kokohnya tembok pertahanan lawan.  Baru pada menit ke 39, Marco Reus mengawali kemenangan timnya. Goal pertama berawal dari Gotze menggiring bola melewati barisan pemain belakangn Georgia.  Selanjut penyarang Bayern Munchen ini segera diumpankan kepada Reus.  Striker Borrusia Dortmund, dengan serta merta menyontek ke gawang tim tuan rumah.

Satu menit sebelum jeda turun minum, giliran Mueller menggandakan kedudukan, melalui assist Ozil dari sektor kiri.  Kedudukan pun berubah menjadi 0 – 2 untuk kemenangan Die Panzer.

Memasuki paruh kedua,  Georgia mencoba keluar dari tekanan, dan melancarkan serangan balik. Tapi karena kurang koordinasi antar pemain depan. Serangan negara pecahan Uni Soviet ini bisa ditangkal dengan mudahnya oleh pemain belakang Jerman.

Sebaliknya Marco Reus nyaris menciptakan goal keduanya, pada menit ke 61. Tapi tembakan justru membentur mistar gawang.  Hingga akhir babak kedua, tim tuan rumah kesulitan membalas kekalahan. Skor 0 -2 bertahan hingga akhir pertandingan.