AFP
AFP

Setelah leg pertama bermain tanpa goal di Ukraina, kini Bayern Munchen melampiaskan kebuntuannya dengan menjebol tujuh goal tanpa balas  pada laga putaran kedua (12/03).  Pesta goal berlangsung di Allianz Arena markas Die Rotten saat menjamu Shaktar Donestk malam tadi.

Capaian luar biasa memuluskan langkah pasukan Pep Guardiola menyusul Chelsea, Porto, dan Real Madrid di babak perdelapan besar Kompetisi Champions 2014/2015.

Babak pertama serasa menjadi milik tim tuan rumah, sedari kick off berlangsung.  Peluang demi peluang silih berganti datang dari sektor depan Die Rotten.  Goal pertama datang dari tendangan penalty Thomas Muller setelah Oleksandr Kucher menjatuhkan Mario Goetze di kotak terlarang. Wasit juga mengusir Kucher dengan kartu merah.  Papan digital pun berubah 1 – 0 pada menit ke empat.

Unggul satu goal memompa motivasi pasukan Die Rotten untuk menggandakan kedudukan. Pola tekanan tim tuan rumah semakin mudah karena Shaktar Donestk kepayahan bermain dengan sepuluh orang saja.

Goal kedua baru datang dari Jerome Boateng pada menit ke 34 hasil bola mentah tandukan Lewandoski yang kemudian disambar Boateng yang lepas kawalan bek lawan.  Sukses menggandakan dua goal, dari pinggir lapangan Guardiola memerintahkan timnya menurunkan tempo permainan.  Hingga babak pertama selesai kedudukan tetap bertahan 2 -0.

Memasuki babak kedua Shaktar Donestk mencoba keluar dari tekan dengan melalui serangan cepatnya. Tapi mudah saja bagi tim tuan rumah meredam serangan cepat yang dilancarkan oleh Adriano.

Justru pada menit ke 49 Frank Ribbery menjauhkan kedudukan Bayern Munchen dengan goal indahnya setelah memanfaatkan Arjen Robben dan Boateng.  Kedudukan 3 – 0  tak berlangsung lama,  pada menit  51 Thomas Muller kembali mencatatkan namanya di kotak digital,  melalui tendanga keras hasil assist Frank Ribbery dari depan gawang  Pyatov, dan  menambah derita Shaktar.

Dua menit berselang dari goal Muller,  giliran Holger Badstber  mencatatkan namanya di papan skor melalui tandukan kerasnya setelah menerima umpan silang dari Rafinha.

Pemain depan Bayern, Lewandoski turut memeriahkan pesta goal timnya di menit ke 75 melalui tembakan keras di arah mistar gawang tanpa bisa ditepis kiper Pyatov.  Praktis kalah  lima goal, Shaktar Donestk tak bisa berkutik memangkas ketertinggalan.

Tiga menit menjelang akhir pertandingan Mario Goetze menutup kemenangan timnya dengan goal ke tujuh. Serta menghentikan langkah Shaktar Donestk melanjutkan babak berikutnya.