aprensa.peru[.com]
aprensa.peru[.com]
Real Madrid diuntung dari kemenangan agregat  5 – 4 meski pada pertandingan leg kedua kalah dari Schalke dengan skor 3- 4.  Dengan demikian  Los Blancos berhak melanjutkan langkahnya ke fase semi final, Piala Champions 2014/2015.

Pertandingan yang berlangsung pada Rabu dini tadi (11/03) di Santiago Bernabeu Stadium justru menampilkan permainan impresif Schalke 04.  Sementara Real Madrid berjuang keras dari kekalahan di kandang sendiri.   Total ada tujuh goal tercipta pada duel tadi malam.    Empat goal dilesakan oleh penyerang Schalke 04 yakni Christian Fuchs, Leroy Sane dan dua goal dari Klaas-Jan Huntelaar. Sementara Real Madrid berhasil menyalip deficit agregat melalui dua goal Christiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Pasukan besutan Roberto Di Matteo bermain lepas saat menjalani pertandingan terakhirnya. Setelah pada laga sebelumnya kalah 2 -0 atas El Real.  Namun justru mereka menyajikan permainan yang luar biasa cantiknya.  Mereka nampak lebih efektif melancarkan serangan di jantung pertahanan El Real.

Sementara Real Madrid yang kali ini tidak diperkuat bek utamanya Sergio Ramos, justru sempat tampil kedodoran. Terbukti  pada menit ke 20 Christian Fuch membikin terhenyak pendukung tim tuan rumah, dengan goal cepatnya.  Menang satu goal membuat  Die Knappen semakin bersemangat menggandakan skor. Tapi selang lima menit kemudian  Madrid menciptakan goal balasan dari Christiano Ronaldo.  Hingga kedudukan di awal babak pertama  1 -1.

Skor imbang membuat kedua tim saling berbalas serangan. Pada menit ke 40 tim tamu kembali menyarangkan goal keduanya melalui Klaas-Jan Huntelaar setelah memanfaatkan bola mental dari Meyer.  Namun berkat endurance tinggi Real Madrid kembali menyamakan kedudukan melalui goal balasan dari Christiano Ronaldo.  Goal berawal umpang lambung Fabio Coentrao yang langsung disundul CR 07.

Memasuki babak kedua Schalke berani menampilkan permainan terbuka meladeni agresifitas Real Madrid. Babak kedua baru berjalan tujuh menit Karim Benzema menerbitkan asa pendukungnya melalui manuver di kotak penalty. Papan skor pun terkoreksi menjadi 3 – 2.

Namun drama goal terus berlangsung pemain tengah Die Knappen Leroy Sane menyetarakan angka menjadi 3 – 3. Hingga memasuki tengah babak, kedua tim masih getol bertukar serangan.Pada menit ke 84 Klass Jan Huntelaar m menutup pertandingan dengan goal keduanya dari jarak jauh.  Tapi sayang kemenangan timnya tak mampu menyelamatkan dari kekalahan. Karena Schalke kalah agregat.

http://youtu.be/v46NEkiVuXg