Louis van Gaal
Setan Merah hanya targetkan masuk tiga besar dalam kompetisi Liga Primer tahun ini. Tahun ini menjadi masa yang berat setelah tidak mampu menampilkan tajinya di berbagai level Eropa.

Wakil Direktur Manchester United ED Woodward, mengatakan bahwa musim kompetisi 2013 – 2014 benar-benar mengecewakan. Tapi dengan datangnya Louis Van Gaal, ia berharap akan ada sesuatu yang khusus di kompetisi mendatang (2014-2015).

Woodward berharap datangnya pelatih kelas dunia akan membawa perubahan dengan masuk tiga besar. Tiga pertandingan pertama yang di lakoni tidak membuahkan hasil menggembirakan. Bahkan saat melawan klub divisi tiga di Piala Liga di bantai 0-4.

Buruknya performa MU ini turut serta dalam penghasilan klub yang mana laba bersih didapat anjlok 84 persen. Bahkan Adidas yang selama ini selalu royal untuk MU telah mengancam, kalau prestasi tidak kunjung membaik akan memotong jumlah uang yang akan di berikan sebagai sponsorship.

Masih teringat dengan jelas di memori publik waktu kali pertama Van Gaal datang ke Old Traford. Mantan pelatih tim nasional Belanda itu membawa sejuta harapan setelah Moyes tampil jauh dari harapan.

Target tiga besar haruslah bisa di dapat setelah melakukan belanja besar-besaran. Bahkan tercatat sebagai klub sepakbola paling boros di tahun 2014 ini. Tahun ini MU setidaknya telah menggelontorkan 150 juta euro untuk mendatangkan enam pemain besar, salah satunya Angel Di Maria.

Tahun ini juga diharapakan menjadi tahun kebangkitan bagi pemain pembinaan sendiri seperti era David Backam masuk ke tim utama setelah menimba ilmu di akademi Manchester United.

Namun ada ironi di dalamnya ketika pihak manajemen setan merah menjual Danny Wellbeck ke Arsenal. Sebab bisa di bilang Wellbeck adalah produk asli besutan Old Traford. Ada sebagian pihak yang berpendapat bahwa tim pelatih harus mempertahankan Wellbeck sebagai hasil produksi binaan sendiri.

Saat ini mereka yang berasal dari akademi dan merangkak ke tim senior antara lain ada Tyler Blackett, Reece James, Sam Johnstone, Jesse Lingard, James Wilson dan Adnan Januzaj. Para awak muda ini diharapkan kedepan bisa menjadi pilar di tim inti Setan Merah. Bukan hanya sekadar menjadi penghias dilapangan.