Abdi-Dalem-Termuda-Keraton-Yogyakarta
Abdi Dalem Termuda Keraton Yogyakarta | Foto: Brilio(dot)net

Yogyakarta! Siapa yang tak tahu dengan keraton Yogyakarta. Menjadi bagian dari keluarga keraton adalah hal yang sangat diinginkan oleh semua masyarakat Yogyakarta.

Menjadi seorang abdi dalem keraton merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Apalagi jika diangkat menjadi abdi dalem keraton sejak kecil. Untuk menjadi seorang abdi dalem tidak semudah yang kita bayangkan, karena harus melewati beberapa proses seleksi.

Rizky, Abdi Dalem Termuda Keraton Yogyakarta!

Mengabdi kepada seorang raja dan menjadi bagian dari keraton adalah sebuah kebanggan. Selain itu, kita juga mendapatkan kepuasan batin dan kehidupan yang tentram jika menjadi seorang abdi dalem. Demikian pula dengan Rizki Kuncoro Manik, seorang abdi dalem termuda keraton Yogyakarta.

Rizky-Kuncoro-Manik
Rizky Kuncoro Manik Sang Abdi Dalem Termuda | Foto: twitter(dot)com

Rizky lahir pada tanggal 27 Oktober 2008, dari pasangan Cermowicoro dan Karsiyem. Sejak usia 15 bulan ia sudah diajak ke kediaman Sultan Yogyakarta. Tak heran jika kini ia menjadi abdi dalem cilik. Ketika usia balita Rizky tinggalkan oleh ayah dan ibunya yang meninggal karena sakit.

Rizky kini diasuh oleh kakek dan neneknya. Kakeknya bernama Suyatiman, yang juga seorang abdi dalem. Mbah Suyat begitu ia disapa. Mbah Suyat sudah mengabdi di keraton Yogyakarta selama 40 tahun.

Rizky-dan-Mbah-Suyat
Rizky Dibonceng Oleh Kakeknya Mbah Suyat | Foto: brilio(dot)net

Setiap hari Rizky berangkat ke keraton bersama Mbah Suyat. Lengkap dengan mengenakan seragam jarit, blangkon, dan keris dibelakangnya. Mereka berangkat dengan menggunakan sepeda ontel. Kegiatan ini dilakukan Rizky setelah ia pulang sekolah Taman Kanak-kanak (TK).

Rizky-dan-Suyat-Sedang-Bertugas
Rizky dan Mbah Suyat sedang Bertugas | Foto: elshinta(dot)com

Sejak kecil Rizky sudah mengenal tokoh-tokoh pewayangan. Hal ini tak lepas dari ajaran si Mbah. Karena selain menjadi seorang abdi dalem keraton, Mbah Suyat juga merupakan seorang ahli pewayangan.

Abdi dalem termuda keraton Yogyakarta ini memiliki sifat yang baik, santun dan pendiam. Meski pendiam, ternyata Rizky mampu mengingat banyak hal. Bahkan jika Mbah Suyat lupa, Rizky lah yang mengingatkan.

Rizky resmi menjadi abdi dalem keraton Yogyakarta sejak tahun 2013 lalu. Sejak saat itu namanya menjadi sorotan, karena menjadi abdi dalem termuda keraton Yogyakarta. Selama ini yang kita tahu biasanya seorang abdi dalem adalah lelaki dengan usia yang sudah sepuh.

Sejak saat itu pula berbagai media baik media cetak ataupun media online memberitakan tentang Rizky. Hal ini mengundang banyak wisatawan yang ingin melihat secara langsung sang abdi dalem termuda ini.

Rizky-bersama-para-pengunjung
Rizky Sering diminta berfoto bersama para wisatawan | Foto: pinsta(dot)me

Kini Rizky Kuncoro Manik menjadi daya tarik tersenriri di keraton. Ia sering diminta menjadi objek foto para pengunjung yang sengaja datang kesana. Banyak para wisatawan yang merasa gemas dan kagum pada sosok Rizky kecil.

Usianya yang bisa dibilang sangat muda, Rizky telah memiliki banyak pengalaman yang luar biasa sebagai abdi dalem termuda keraton Yogyakarta. Salah satunya ia pernah diminta untuk berfoto dan bersalaman dengan presiden Republik Ceko, Vaclav Klaus. Peristiwa itu terjadi di tahun 2012 lalu.

Momen istimewa yang telah dilalui abdi dalem termuda keraton Yogyakarta ini selalu diabadikan dalam jepretan foto. Di kediaman Mbah Suyat semua foto-foto itu terpajang rapih. Diruang tamu terlihat dua foto mereka bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X. Satu foto lagi yang sangat membuat Mbah Suyat dan Rizky bangga adalah ketika mereka berfoto dengan Presiden Ceko Vaclav Klaus.

Mbah Suyat sendiri adalah abdi dalem yang bertugas mengurus wayang. Ia juga merupakan lulusan sekolah dalang keraton. Di keraton, ia bertugas mengangin-anginkan wayang kulit dan menata wayang ketika akan pentas.

Rizky-sedang-bermain-wayang
Rizky Sedang Memainkan Wayang | Foto: print(dot)kompas(dot)com

Sedangkan Rizky bertugas membantu memasang wayang di batang pisang ketika ada pementasan. Meski banyak orang menyebutnya abdi dalem, tetapi Rizky masih sekedar membantu saja. Karena untuk menjadi abdi dalem ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

Rizky sendiri tak digaji. Namun, saat ada pementasan wayang, tim abdi dalem yang bertugas mendapat upah sebesar Rp175.000. Upah tersebut kemudian dibagikan kepada 40 orang. Rizky juga mendapat bagiannya sebesar Rp3.000.

Gaji yang didapat Mbah Suyat setiap bulannya selama menjadi abdi dalem sebesar Rp45.000. Tetapi ia juga mendapat tunjangan dari Dana Keisitimewaan sebesar Rp460.000 per bulan. Sedangkan Rizki, abdi dalem termuda keraton Yogyakarta tidak mendapat gaji, karena masih sebatas membantu saja.

Mbah-Suyat-dan-Rizky-Sedang-Sarapan
Mbah Suyat dan Rizky sedang Sarapan | Foto: pinterest(dot)com

Mbah Suyat tidak memiliki perjaan lain, selain menjadi abdi dalem keraton. Meskipun mendapat gaji yang tak seberapa, namun Mbah Suyat merasa senang dan menjalani kehidupannya dengan bahagia.

Rizky, Abdi Dalem Termuda Keraton Yogya Ikut Labuhan di Merapi

Rizky-di-acara-Labuhan
Rizky Ketika Mengikuti Prosesi Labuhan di Merapi | Foto: jogja(dot)tribunnews(dot)com

Selain membantu tugas para abdi dalem, Rizky yang kini berusia 7 tahun juga mengikuti prosesi adat Labuhan di Gunung Merapi. Ketika tiba di Gerbang Srimanganti, lokasi Labuhan Rizky langsung menjadi pusat perhatian warga yang melihat.

Puluhan bahkan ratusan orang antusias meminta foto kepada abdi dalem termuda keraton Yogyakarta itu. Rizky yang ketika itu berpakaian adat jawa, tanpa menggunakan alas kaki, terlihat semangat mengikuti acara labuhan. Sesekali nafasnya tersengal-sengala setelah naik ke erbang Sri Manganti.

Lokasi Labuhan ini tak jauh dari puncak Merapi. Memang cukup menguras tenaga karena harus mendaki. Bisa Anda bayangkan anak berumur 7 tahun, mengenakan pakaian adat jawa lengkap dengan segala aksesorisnya harus mendaki Gunung Merapi.

Rizky-Semangat-Naik-Ke-Puncak-Gn-Merapi
Rizky Semangat Saat Mengikuti Labuhan | Foto: m(dot)tribunnews(dot)com

Kondisi jalan menuju puncak pun sangat berkelok-kelok, licin, berbatu dan berpasir. Mungkin anak-anak lain yang seumur dengannya tak akan mampu melewati jalur ini. Tetapi berbeda dengan Rizky ia mampu berjalan sampai tujuan dengan bertelanjang kaki.

Bagi Anda yang ingin berfoto atau hanya melihat abdi dalem termuda keraton Yogyakarta yang tinggal di daerah Janturan, Yogyakarta ini. Anda bisa mengunjungi keraton Yogyakarta ini di hari Senin, Selasa Kliwon, Rabu, Kamis, dan Sabtu.

Rizky dan Mbah Suyat memang tidak datang ke keraton setiap hari. Hanya hari-hari tersebutlah mereka ada di keraton. Mereka bisa Anda temi di bagian belakang keraton, tempat pementasan wayang. Sedangkan untuk pementasan wayangnya dibuka setiap hari Rabu dan Sabtu pagi.

Kediaman-Rizky-dan-Mbah-Suyat
Kediaman Rizky dan Mbah Suyat yang Sederhana | Foto: jogjakartanews(dot)com

Namun, jika Anda ingin bertemu dengan Rizky di hari lain, Anda bisa mengunjungi rumahnya di Janturan UH 4/439 F, RT 18, RW 04, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta.

Rizky seorang abdi dalem termuda keraton Yogyakarta yang rela mengabdi kepada raja dan ia memiliki tekad ingin melestarikan budaya Jawa. Itulah cerita Rizky Kuncoro Manik yang masih kecil sudah menjadi abdi dalem keraton Yogyakarta.

Baca Juga: Berani Uji Nyali? Hotel Berhantu di Indonesia Ini Bisa Menjadi Tempat Mengujinyali Mu!