Rizal-Bocah-SD-Penjual-Kue
Rizal Bocah SD Penjual Kue Keliling asal Yogyakarta | Foto: kompass(dot)com

Beberapa minggu terakhir ini jagad dunia maya dihebohkan dengan kisah Zyah Rizal Fadila. Rizal kini duduk di bangku kelas enam sekolah dasar ini berjualan aneka kue dan jus. Ia berjualan dengan menggunakan sepedanya berkeliling di daerah Minomartani Ngaglik, Sleman Yogyakarta.

Rizal berjualan kue setelah pulang sekolah sekitar pukul 15.00 WIB. Meskipun capek setelah pulang sekolah, tapi Rizal tetap semangat berjualan kue-kuenya hingga terjual semua.

Rizal berkeliling dengan mengayuh sepedanya, jus jualannya ia taruh di dalam boks plastic yang diletakan di jok belakang sepedanya. Sedangkan kue-kue dagangannya di letakan di dalam keranjang merah yang diikatkan pada setang sepedanya.

Tanpa kenal lelah Rizal bocah SD penjual kue ini berjualan. Semua itu ia lakukan demi membantu orangtuanya. Orangtua Rizal sendiri masih bekerja, ayahnya, Johansyah, seorang penjaga kios gas elpiji 3 kilogram dan air mineral. Sementara itu, ibunya, Sri, juga berjualan kue sama seperti Rizal.

Rizal-berjualan-Kue-Keliling-di-daerah-rumahnya
Rizal berjualan kue berkeliling di daerah rumahnya | Foto: liputan6(dot)com

Nama Rizal bocah SD penjual kue ini menjadi viral di dunia maya karena memberikan inspirasi dan memiliki prinsip yang kuat. Prinsip yang selalu ia pegang adalah jangan pernah sekali-kali mengasihaninya dengan memberinya uang lebih.

Kemanapun ia berjualan, Rizal selalu memegang teguh prinsipnya. Prinsip itu ditanamkan oleh sang ayah yang mengatakan, “lebih baik menutup tangan daripada membuka tangan”.

Sebenarnya orangtua Rizal sendiri melarangnya untuk berjualan kue keliling. Namun, Rizal berkeinginan keras untuk membantu orangtuanya. Akhirnya orangtuanya pun memberikan izin asalkan nilai pelajaran sekolahnya tidak boleh turun.

Saat awal-awal mulai berjualan kue, Rizal sempat mendapat ejekan dari teman-temannya. Tapi kini teman dan guru-guru di sekolahnya menjadi langganan Rizal. Rizal berjualan kue sejak duduk di bangku kelas 3 SD.

Meski demikian, prestasi sekolah bocah yang kini berumur 11 tahun itu cukup menonjol. Bukan hanya prestasi akademisnya saja yang membanggakan, ternyata Rizal juga tercatat sebagai salah satu anak penghapal Al-quran di masjid dekat rumahnya.

Sikap Rizal Bocah SD Penjual Kue yang Layang Ditiru!

Rizal-dan-adik
Rizal saat berjuala kerap ditemani adiknya | Foto: krjogja(dot)com

Rizal bocah SD penjual kue ini memiliki sikap yang bisa menjadi inspirasi dan tauladan bagi banyak orang. Lantas apa saja sikap dari Rizal ini yang layak banget ditiru? Berikut ini adalah daftar sikap baik Rizal yang bisa ditiru oleh kamu-kamu penerus bangsa;

1. Membeli sepeda dan keperluan sekolah dari uang tabungan sendiri

Kebiasaan atau sikap Rizal bocah SD penjual kue ini yang bisa ditiru banyak orang adalah Rizal menyisihkan sebagian uang hasil dagangannya untuk ditabungkan. Rizal ini tak pernah mendapatkan uang jajan dari kedua orangtuanya, ia mendapatkan uang saku dari keuntungannya berjualan kue.

Nah, sepeda yang dipakai Rizal untuk berjualan itu merupakan hasil dari tabungannya selama ini. Bukan hanya itu, semua keperluan sekolahnya seperti alat tulis dan iuran sekolah pun ia bayar sendiri tanpa campur tangan kedua orangtuanya.

2. Bresprestasi di sekolah dan menghapal Al-quran

Meskipun setiap hari Rizal berkeliling menjual kue, tapi ia tetap tak melupakan kewajibannya sebagai seorang siswa, yaitu belajar. Sejak kelas 1 SD, Rizal selalu mendapatkan rangking di kelas, tak tanggung-tanggung ia pun masuk peringkat tiga besar di kelasnya.

Selain itu, Rizal juga selalu pergi mengaji ke masjid dekat rumahnya. Setiap hari Rizal rutin setor hapalan Al-quran dan saat ini Rizal telah berhasil menghapal 3 juz Al-quran. Itu semua dilakukan Rizal agar ia tetap bisa berjualan membantu orangtuanya. Karena jika nilai pelajaran atau hapalan Al-qurannya tidak bertambah maka ia tidak boleh berjualan lagi.

3. Tidak pernah mau menerima uang belaskasih dari pembeli

Ketika Rizal berjualan banyak pembeli yang memberi uang lebih kepadanya, tapi ia selalu menolak semua pemberian itu dengan tegas. Rizal beranggapan, ia berjualan kue setiap hari semata-mata hanya untuk meringkan beban orangtuanya dan bukan mengharapkan belas kasihan orang lain.

Rizal-Selalu-Semangat-Berjualan
Walaupun setiap hari berjualan tapi Rizal selalu masuk peringkat 3 besar di sekolah | Foto: brilio(dot)net

4. Selalu menyisihkan pendapatan untuk berinfak

Rizal bocah SD penjual kue ini sepertinya sudah paham tentang sebagian dari pendapatannya adalah hak orang yang tak mampu. Kedua orangtuanya pun selalu mengajarkan kepada putranya itu untuk selalu menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk berinfak.

Meskipun setiap hari pendapatanya tak selalu besar, tapi Rizal selalu menyisihkan sebagian rezekinya itu.

5. Gemar membaca buku

Selain rajin mengaji, Rizal bocah SD penjual kue ini juga tergolong anak yang gemar membaca buku. Ia membiasakan diri membaca buku dikala waktu senggang. Buku-buku yang dikoleksi dan paling sering dibaca adalah buku-buku biografi orang-orang sukses, seperti buku Habibie dan Anak Singkong.

Setelah membaca buku-buku itu Rizal semakin bersemangat untuk membantu orangtuanya. Ia juga mempunyai cita-cita ingin menjadi sukses seperti orang-orang yang dituliskan dalam buku-buku tersebut.

Kesederhanaan dan sikap dari Rizal bocah SD penjual kue ini bisa menjadi inspirasi banyak orang. Nilai-nilai yang ditanamkan orangtuanya digunakan dengan baik oleh Rizal. Bagaimana? Apakah Anda ingin meniru sikap dari Rizal ini?

Baca Juga: 10 Kesederhanaan Mark Zuckerberg yang Layak Banget Ditiru!