Presiden Joko Widodo Kaget
viva.co.id

Presiden Joko Widodo Kaget

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menuturkan ia telah menyampaikan hal yang membuat presiden Joko Widodo kaget. Hal tersebut diungkapkan oleh Susi saat ia bertemu dengan Jokowi Senin (3/11/2014) pagi dalam sidang kabinet di Istana Negara.

Dalam sidang tersebut, ia mengatakan bahwa ongkos untuk berinvestasi perikanan di Indonesia ternyata jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan Malaysia. Hal inilah yang membuat presiden Joko Widodo kaget.

Kita bilang kepada presiden dan presiden menjawab, oh seperti itu. Saya tadi bicara di rapat kabinet,” ujar Susi di Gedung Mina Bahari I, kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (3/11/2014).

Susi Pudjiastuti menjelaskan pemerintah Malaysia memberikan berbagai kemudahan kepada investor yang ingin berinvestasi dalam sektor perikanan. Misalnya saja kebijakan bebas pajak 7-12 tahun,

Susi menjelaskan pemerintah Malaysia memberikan banyak kemudahan dan keringanan kepada investor dalam berinvestasi di sektor perikanan. Seperti reward of any investment ,pemberian kebijakan bebas pajak 7-12 tahun, bahkan kredit di sektor perikanan yang hanya sebesar 3%.

Berbeda dengan di Malaysia, di Indonesia ongkos yang harsu dibayar oleh investor jauh lebih besar. Para investor harus mengurus nama perusahaan serta pendaftaran, biaya IMB, izin prinsip bayar, biaya peletakan batu pertama sekitar 4,5 %, kredit perikanan sekitar 12%-15%, impor mesin, pajak pembelian sekitar 2 %, dan retribusi sekitar 4%.

“(Kalau ditotal) Indonesia 40%, Malaysia hanya 3% karena yang lain free,” jelas Susi.

Mahal serta rumitnya berinvestasi di sector perikanan laut inilah yang membuat pelaku usaha berpikir pendek dan lebih memilih untuk illegal fishing.

Ini wrong. Kenapa orang tidak mau investasi di Indonesia? Makanya orang lebih baik mencuri dibandingkan investasi. Terlalu banyak cost,” ujar Susi.

Susi Pudjiastuti sejak hari pertamanya menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, memang dinilai memiliki terobosan-terobosan serta pemikiran-pemikiran yang bagus untuk kelautan Indonesia. Selain itu, ia juga sosok pekerja keras sehingga banyak orang yang percaya ia bisa mengemban tugasya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Semoga di tangannya kelautan Indonesia kembali berjaya sebagaimana mimpi Presiden Joko Widodo.