Tim Kuasa Hukum Abraham Samad
tribunnews(com)

Tim kuasa hukum Abraham Samad telah menyiapkan langkah hukum baru. Mereka akan melaporkan balik Feriyani Lim dan beberapa pelapor yang melaporkan Abraham Samad atas kasus dugaan pemalsuan dokumen. Abraham dilaporkan atas tiga kasus. Pertama, kasus pemalsuan dokumen asministrasi kependudukan. Kedua, kasus kepemilikan senjata api tanpa surat izin. Ketiga, kasus penyalahgunaan kewenangan.

Atas dua laporan yaitu pemalsuan KTP dan kepemilikan senjata api tanpa surat izin, Abraham Samad telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, untuk kasus penyelewangan wewenang, belum ada penetapan apakah Abraham memang terbukti melakukan penyelewengan tersebut atau tidak. Adnan Buyung Azis, Koordinator Tim Advokasi Abraham Samad di Makassar, mengaku masih mendalami kasis tersebut.

Kami tunggu persetujuan dari tim taktis di Jakarta,” jelas Adnan.

Sama halnya dengan sikap para aktivis gerakan SaveKPK, Adnan juga beranggapan bahwa semua tudingan yang dialamatkan kepada Abraham Samad merupakan cara untuk melemahkan upaya pemberantasan korupsi serta untuk melengserkan Abraham dari jabatan pimpinan KPK.

Menyikapi hal ini, Polda Sulselbar melalui Kabid Humas Polda Kombes Pol Endi Sutensi menuturkan upaya melaporkan balik pelapor yang dilakukan tim Abraham Samad merupakan hak hukum dari tersangka sebagai warga negara.

Terkait hal ini, sampai hari Minggu kemarin, Polda belum mendapatkan informasi akan rencana dari tim kuasa hukum Abraham Samad tersebut. Endi juga menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan pertama pada 24 Februari 2014 lalu, pemeriksaan lanjutan belum diagendakan oleh tim penyidik. Polda juga masih menunggu instruksi serta perkembangan kasus ini dari Mabes Polri.

Masih menurut Endi, berdasarkan perkembangan kondisi Abraham Samad, hingga kini Abraham Samad belum menyerahkan informasi kesehatannya sehingga pemeriksaan lanjutan belum bisa digelar. Pada pemeriksaan pertama yang berlangsung baru satu jam, Abraham mengaku sakit maag saat penyidik mengajukan sekitar 15 pertanyaan.

Adnan juga mengatakan, saat in pihak Polri sedang menunggu panggilan dari penyidik Polda menegani agenda pemeriksaan Abraham Samas. Mengenai kondisi kesehatan Abraham Samad sendiri, tim kuasa hukum Abraham Samad tidak menjelaskan perkembangan kesehatannya yang terakhir.

Abraham Samad kan sudah sampaikan bakal kooperatif,” jelas Adnan.