Modus-card-trapping-di-ATM
Modus Card Trapping di ATM | Foto: berbagiilmucybercrime(dot)blogspot(dot)com

Kehadiran ATM (Authomatic Teller Machine) atau yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Anjungan Tunai Mandiri, memang memberikan kemudahan dan keuntungan bagi para nasabah bank. Berbagai aktivitas perbankan bisa dilakukan melalui mesin ini.

Kebutuhan transaksi perbankan yang semakin beragam, akhirnya industri perbankan melengkapi fasilitas ATM dengan berbagai fitur untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bukan hanya penarikan tunai saja, kita bisa melakukan transfer, membeli pulsa, membayar tagihan (listrik, telepon, pajak, dan asuransi), membeli tiket pesawat dan masih banyak lagi.

Berbagai faslilitas tersebut tentu memberikan kemudahan dan keuntungan bagi nasabah. Namun, kemudahan dan keuntungan ini bukan hanya nasabah bank saja yang merasakannya. Orang-orang dengan niat buruk yang tak bertanggung jawab pun bisa menggunakan ATM ini untuk melancarkan aksinya.

Kini tidak hanya pembobolan mesin saja, tetapi juga menipu para nasabah bank dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di ATM. Para oknum tak kehabisan akal untuk melakukan aksi jahatnya. Setelah sempat ada modus mengganjal kartu ATM dengan menggunakan korek api, kini muncul modus card trapping di ATM.

Tips Mengatasi Modus Card Trapping di ATM!

Waspada-Modus-Card-Trapping
Waspada Modus Card Trapping di ATM | Foto: juniawanarif(dot)com

Modus card trapping di ATM ini serupa dengan modus mengganjal kartu ATM dengan korek api. Untuk modus baru ini si penjahat mengganjal kartu ATM dengan menggunakan sebuah besi yang menyebabkan kartu ATM tersangkut di dalam mesin. Karena, jika kartu ATM nyangkut si pengguna kartu tersebut tidak dapat melakukan transaksi.

Cek-Mesin-ATM
Mesin ATM yang telah ditanam card trapping | Foto: www(dot)brilio(dot)net

Memang modus card trapping di ATM ini adalah modus baru, namun tetap kita sebagai nasabah bank harus berhati-hati dalam setiap melakukan transaksi di ATM. Pada mesin ATM yang telah dipasangi card trapping biasanya si penjahat juga menempeli sticker nomor call center bank yang sudah dipalsukan terlebih dahulu.

Hebohnya modus card trapping ini, hingga salah seorang pegawai call center sebuah bank yang bernama Novita Ramadhani, memberikan himbauan kepada masyarakat pengguna ATM. Ia mengatakan, jika Anda mengalami modus ini, kemudian menghubungi nomor call center yang tertera pada sticker di ATM dan orang yang menjawab telepon Anda meminta pin ATM jangan diberi tahu. Karena, call center resmi bank manapun tidak pernah meminta atau bertanya nomor pin ATM nasabahnya.

Pin ATM itu sifatnya rahasia dan hanya nasabah saja yang tahu. Jika Anda sampai menginfokan pin ATM Anda, maka siap-siap uang yang berada di ATM akan terkuras. Novita juga memberikan tips-tips jika Anda mengalami modus carpd trapping ini.

Lantas langkah apa saja yang harus dilakukan ketika mengalami modus card trapping di ATM ini? Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan jika mengalami modus kejahatan ini;

1. Langsung hubungi call center resmi

Jika Anda mengalami modus card trapping di ATM pertama kali yang harus dilakukan adalah menghubungi call center resmi bank pemilik kartu untuk melakukan pemblokiran secepatnya. Namun, ketika Anda mencoba menghubungi call center tapi sibuk, cobalah terus hingga berhasil terhubung.

Jika Anda menggunakan mesin ATM bank lain yang berbeda dengan kartu ATM Anda segerlah hubungi call center bank pemilik kartu ATM bukan bank pemilik mesin ATM. Karena aturan perbankan di Indonesia mengatakan, jika kartu ATM Anda tertelan di mesin ATM bank lain maka tidak bisa dikembalikan.

2. Pastikan Anda terhubung dengan mesin penjawab otomatis terlebih dahulu

Jika Anda menghubungi nomor call center resmi maka yang pertama kali berbicara dengan Anda adalah mesin penjawab otomatis. Nah jika Anda menghungi nomor call center tapi langsung dijawab oleh orang bukan mesin penjawab otomatis, maka Anda harus waspada jangan sampai terkecoh.

3. Jangan infokan Pin ATM pada siapapun

Langkah mengatasi modus card trapping di ATM selanjutnya adalah jangan pernah infokan pin ATM Anda. Jika call center yang Anda hubungi meminta nomor pin ATM jangan diberikan. Karena, call canter perbankan sebenarnya tidak pernah meminta atau memiliki sistem untuk melihat pin nasabahnya.

4. Jangan percaya begitu saja pada orang yang ingin membantu

Jangan mudah percaya pada orang yang menawarkan bantuannya. Siapa tau dia adalah salah seorang dari pelaku kejahatan modus card trapping di ATM. Ketika Anda mengalami modus ini usahakan jangan panik.

Jangan mudah mempercayai orang yang ingin membantu mendorong atau menarik kartu ATM yang tersangkut. Biarkan saja kartu Anda tersangkut dan segeralah lakukan pemblokiran kartu. Call center bank manapun siap membantu pemblokiran kartu Anda kapan pun.

5. Lakukan transaksi perbankan di lokasi ATM yang aman

Biasanya para pelaku kejahatan modus card trapping mengincar lokasi ATM yang sepi tanpa pengawasan yang aman. Oleh karena itu, lakukan transaksi perbankan di lokasi ATM yang ramai, seperti di mall, gallery ATM, dan di lokasi ATM yang ada penjagaannya.

6. Cek keadaan di dalam dan sekitar lokasi ATM

Ketika memasuk ruangan ATM biasakan cek segala sesuatu yang Ada di dalamnya. Jika Anda menemukan hal-hal janggal yang tak biasa sebaiknya pindah lokasi ATM saja. Cek nomor call center yang tertera di mesin ATM dan cek lubang tempat memasukkan kartu ATM.

Cek-call-center
Salah satu nomor call center palsu | Foto: www(dot)brilio(dot)net

Sebagai nasbah kita juga harus tahu dan hapal nomor call center bank yang kita pakai. Bila perlu simpan nomor call center di dalam ponsel atau catatan kecil yang selalu Anda bawa. Hal ini diperlukan ketika Anda mengalami hal-hal yang tak diinginkan pada kartu ATM Anda.

Itulah 5 langkah yang harus dilakukan jika Anda mengalami modus card trapping di ATM. Selalu berhati-hati dan waspada, bila perlu ketika Anda masuk ke ruangan ATM cek terlebih dahulu untuk menghindari modus kejahatan ini.

Baca Juga: Bukan Cuma Ojek, Kini Bajaj Online Juga Hadir untuk Melayani Mu!