film porno di you tube
viralblog(com)

Google memang sudah menetapkan kebijakan untuk melarang konten pornografi di layanan YouTube. Tetapi masih ada saja celah untuk meloloskannya, salah satunya bersembunyi di balik bahas asing. Misalnya saja untuk kata kunci “scannán” . Kata kunci tersebut merupakan bahasa Irlandia yang artinya adalah film. Selama ini kata kunci tersebut digunakan untuk mencari sejumlah video porno di laman YouTube.

Bagaimana itu bisa terjadi? Seperti yang dilansir dari CNN, Jumat (13/02/2015), awalnya seorang jurnalis dari Irlandia yang bernama Maitíú Ó Coimín dari media lokal Tuairisc mengatakan jika temannya sedang mencari film di YouTube untuk sebuah proyek. Kemudian mereka mengaku terkejut yang muncul malah sejumlah video yang mengandung konten pornografi.

Mengutip dari situs berita Irlandia Thejournal.ie, dari laman yang sama, video porno tersebut rata-rata berdurasi lebih dari satu jam. Walau ada sebagian yang berbahasa Inggris, banyak di antaranya yang berbahasa asing lengkap dengan teks terjemahan bahasa Inggris. Wah!

Menurut penuturan Coimín, video porno tersebut diunggah oleh empat akun berbeda yang baru terdaftar ke YouTube di hari yang sama pada bulan Oktober lalu.

“Semua akun memakai foto perempuan Asia pada laman profilnya,” ujar Coimín, seperti yang dikutip dari CNN, Jumat (13/02/2015).

Semua video porno itu, mulai dari deskripsi dan tag-nya memang lolos dari filter YouTube. Ditambah, adanya elemen bahasa Irlandia di dalamnya seakan menciptakan pembatas bagi para pengguna untuk mencari video porno tersebut. Dilihat dari waktu unggah yang belum terhitung lama, kebanyakan video porno tersebut baru diakses sekitar dua ratus kali.

Juru bicara YouTube mengatakan jika pedoman kebijakan di dalam layanan secara jelas menyatakan konten seksual eksplisit tidak diperbolehkan. Apabila ketahuan, tim YouTube akan mengambil tindakan secepatnya.

“Kami singkirkan video dan channel yang melanggar kebijakan yang diberi tanda ‘flag’. Staf YouTube mengulas video bertanda bendera 24 jam, tujuh hari dalam sepekan, untuk meninjau apakah ada yang melanggar pedoman kebijakan kami,” tutup sang jubir.

Wah harus hati-hati dengan “kata kunci” yang menggunakan bahasa asing. Jika salah menggunakan bisa-bisa kita malah mengakses situs atau video porno di You Tube. Hal ini tentu saja sangat disayangkan untuk situs penyedia video sekelas You Tube.