pendakian gunung puntang

Pernahkah mendengar istilah “Bandung dilingkung ku gunung” (bandung dikelilingi oleh gunung)? Istilah tersebut ternyata bukan julukan semata, melainkan memang benar adanya. Nah, salah satu gunung yang ada di Kota Bandung adalah Gunung Puntang.

Berbicara dengan Bandung, identik dengan beragam tempat wisata yang menarik. Mulai dari tempat wisata belanja, kuliner, sampai dengan wisata alam. Dan salah satu tempat wisata alam yang direkomendasikan di Bandung adalah Gunung Puntang.

Sensasi Menyenangkan Mendaki Gunung Puntang

Gunung Puntang bisa dibilang sebagai salah satu gunung yang bersejarah di Kota Bandung. Di masa penjajahan, di lokasi Gunung Puntang didirikan sebuah stasiun radio yang digunakan sebagai pusat komunikasi bangsa Belanda. Buktinya, ditemukan puing-puing bangunan stasiun radio di kaki Gunung Puntang.

Tertarik untuk berwisata ke Gunung Puntang? Yuk cari tahu lebih jauh informasi seputar Gunung Puntang!

Akses Transportasi

kemah gunung puntang

Jika ingin menginjakkan kaki ke suatu tempat, harus tahu lokasinya. Begitu pula halnya ketika berencana wisata ke Gunung Puntang. Gunung Puntang berlokasi di Desa Cimaung, Banjaran, Kabupaten Bandung.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, butuh waktu kurang lebih 2 jam dari pusat Kota Bandung untuk mencapai wilayah Kecamatan Banjaran. Sesampainya di Banjaran, lanjut menuju arah Pangalengan dan sampailah di daerah Cimaung. Setelah itu, ambil jalan menanjak di sebelah kiri.

Berbeda halnya jika memilih menggunakan kendaraan umum. Apabila menggunakan kendaraan umum, naiklah angkutan menuju Tegal Lega dari Terminal Leuwi Panjang. Dari Tegal Lega dilanjutkan dengan angkutan jurusan Banjaran-Tegal Lega.

Setelah sampai di area wisata Gunung Puntang, Anda bisa langsung registrasi. Ada 2 opsi untuk registrasi masuk ke Gunung Puntang.  Pilihan pertama adalah registrasi melalui pos milih Perhutani dan dikenakan biata sebesar 4 ribu rupiah per orang. Selain itu, dikenakan juga biaya parker, 2 ribu rupiah untuk sepeda motor dan 5 ribu rupiah untuk mobil.

Berbeda halnya dengan opsi registrasi yang kedua. Jalur masuk yang kedua lebih sering dilalui oleh para pendaki adalah depan pos PGPI (Persaudaraan Gunung Puntang Indonesia). Pos PGPI lokasinya sebelum gerbang masuk wisata Gunung Puntang. Melalui jalur ini tidak dipungut biaya sepeser pun, hanya tinggal melapor kepada anggota PGPI yang ada disana.

Jalur Pendakian

Wisata Gunung Puntang

Sesuai dengan judulnya, Gunung Puntang merupakan salah satu tujuan wisata alam di Bandung. Tak heran, jika banyak pendaki yang tertarik untuk mencoba ‘meluluhkan’ Gunung Puntang.

Banyak orang yang tertarik untuk melakukan pendakian ke Gunung Puntang sampai Puncak Mega. Puncak Mega merupakan puncak tertinggi di Gunung Puntang, yakni sekitar 2223 Mdpl.

Jalur yang biasa digunakan adalah depan pos PGPI. Untuk mendaki Gunung Puntang tidaklah sulit, karena adanya plang yang memudahkan pendaki mencapai Puncak Mega.

Untuk mencapai Puncak Mega, pendakian berlangsung selama 3-5 jam, bergantung pada kecepatan para pendaki. Dalam pendakian ini, Anda harus tahu bagaimana kondisi Gunung Puntang.

Perlu diketahui, kontur hutan di Gunung Puntang ini rapat. Selain itu, treak yang dilalui terkadang membuat kita harus merunduk karena melewati kanopi yang tidak sengaja terbentuk oleh pepohonan.

Dalam pendakian, stamina setiap orang pasti berbeda-beda. Tak jarang perlu waktu beberapa saat untuk istirahat sebelum melanjutkan pendakian. Nah, sebelum mencapai Puncak Mega, para pendaki biasanya beristirahat terlebih dahulu di Pos Batu Kareta.

Pos Batu Kareta bisa dibilang sebagai pos istirahat terakhir sebelum sampai di Puncak Mega. Penamaan pos ini juga tidak sembarangan, tapi ada ceritanya. Di lokasi pos ini terdapat baru yang berjejer seperti layaknya kereta. Oleh karena itulah, pos ini dikenal dengan sebutan Pos Batu Kareta.

Dari Pos Batu Kareta, kita memerlukan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam untuk sampai di Puncak Mega. Tanda bahwa kita sudah sampai di Puncak Mega adalah adanya plang bertuliskan Puncak Mega.

puncak mega

Sesampainya di Puncak Mega, rasa lelah setelah melangkah ribuan kilometer tadi terbayar lunas. Sejauh mata memandang, para pendaki akan disuguhkan pemandangan indah Pegunungan Malabar. Selain itu, dari Puncak Mega, para pendaki juga bisa melihat keindahan Curug Siliwangi meski dari kejauhan.

Sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Puntang, diperlukan persiapan yang matang. Contohnya mempersiapkan perbekalan air yang cukup. Karena berjalan dengan waktu berja,-jam tentu menguras tenaga, apalagi jika jalurnya menanjak.

Disamping itu, Anda juga harus cerdas dalam memilih sepatu. Usahakan memilih sepatu yang cocok untuk mendaki gunung. Dan tentunya harus nyaman.

Selain terkenal sebagai tempat tujuan pendakian, Gunung Puntang juga dikenal sebagai tempat camping. Bumi perkemahannya terletak 1 km dari pos penjagaan. Tebing curam menjadi salah satu pemandangan yang Anda nikmati saat berkunjung ke bumi perkemahannya.

Bumi Perkemahan

Bumi perkemahan bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang ingin berkemah, melainkan juga wisatawan yang hanya mampir sebentar. Jadi, tak ada salahnya bukan untuk rehat sebentar di bumi perkemahan Gunung Puntang untuk sekadar minum kopi hangat atau bandrek. Atau jika perut keroncongan, Anda bisa memesan mie hangat untuk mengganjal perut. Selain menikmati makanan dan minuman, Anda juga bisa menikmati keindahan pemandangan Gunung Puntang.

Pesona Gunung Puntang tak diragukan lagi. Apalagi jika di malam hari, lampu-lampu di bawah gunung dan di sekitaran Kota Bandung menambah suasana menjadi semakin romantis.

Bagaimana tertarik untuk wisata alam ke Gunung Puntang? Yuk manjakan kaki dan mata dengan berwisata alam ke Gunung Puntang.